Gerindra minta pertemuan IMF-WB bermanfaat buat RI, bisa buat Rp 10 ribu per USD

Rabu, 10 Oktober 2018 14:02 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Arief Poyuono. ©2017 google

Merdeka.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono mengkritisi biaya acara Pertemuan Tahunan International Monetary Fund (IMF) World Bank Group (WBG) di Bali pada 8-14 Oktober 2018. Indonesia mengeluarkan biaya sebesar Rp 855 miliar.

Biaya ini lebih murah dibanding negara lain yang pernah menyelenggarakan acara serupa sebagai tuan rumah seperti Jepang, Singapura, Peru, Turki yang mengeluarkan biaya 1,1 triliun lebih. Namun, Arief menilai hal itu karena pendapatan rakyat di negara tersebut lebih tinggi dibanding Indonesia.

"Rendah karena pendapatan rakyat di sana lebih tinggi dari Indonesia. Ya jadi lumrah dong," kata Arief kepada wartawan, Rabu (10/10).

Arief menambahkan, persoalannya bukan murah atau mahalnya biaya penyelenggaraan, melainkan benefit yang dihasilkan oleh Indonesia khususnya masyarakat dengan adanya annual meeting IMF/World Bank.

"Saya ingatkan ya hasil dari annual meeting IMF/World Bank harus bisa memberikan manfaat bagi perekonomian nasional ya. Terutama bisa buat kurs Rupiah menguat hingga Rp 10 ribu per dolar," tutur Arief.

Arief menegaskan Jokowi harus bisa meyakinkan IMF dan Bank Dunia untuk bisa memberikan pinjaman lunak untuk merehabilitasi dan membangun kembali daerah-daerah yang terkena bencana seperti di Lombok, Donggala dan Palu.

"Sebab ketiga daerah bencana tersebut masyarakatnya sangat berharap Infrastruktur nya bisa pulih sediakala," tuturnya.

Arief ingin dana yang dikeluarkan untuk acara tersebut tidak habis sia-sia. Dia mengingatkan kepada Jokowi untuk tak asal bicara jika IMF dan World Bank itu organisasi usang bila belum tahu benar fungsi dan manfaat kedua organisasi tersebut.

"Katanya Joko Widodo dulu di konferensi Asia Afrika, Bank Dunia dan IMF adalah organisasi usang dan enggak ada guna untuk memperbaiki ekonomi dunia khususnya Indonesia. Jangan jilat ludah," tukas Arief. [dan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini