Ketua DPP Partai Gerindra Muhammad Syafi'i mengungkapkan beberapa nama yang santer disebut di internal partainya sebagai cawapres bagi Prabowo Subianto. Nama-nama itu adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua Majelis Syura PKS Salim Segaf Aljufry, Ketua Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) hingga Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
"Kalau sekarang yang paling kencang menurut saya, ada beberapa nama yang kencang termasuk Anies Baswedan, lalu ada (mantan) menteri sosial itu dewan syuranya PKS (Salim Segaf), nama AHY kemarin juga menjadi diskusi," kata Syafi'i di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/7).
Pria yang akrab disapa Romo ini justru tidak mendengar nama Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera disandingan oleh Prabowo di internal Partai Gerindra. Sedangkan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) malah menyerahkan sepenuhnya pemilihan cawapres kepada Prabowo.
"Zulhas sudah sepakat yang penting Pak Prabowo. Soal wakilnya dia setuju saja," ungkapnya.
Nama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin juga dipertimbangkan dalam diskusi cawapres Prabowo. Namun nama itu bisa saja dicoret jika Cak Imin enggan bergabung dengan koalisi Presiden Joko Widodo.
"Ya kalau kemudian dia memutuskan tidak berkoalisi pasti itu hilang dari pertimbangan. Tapi kalau yang masih mempertimbangkan untuk berkoalisi dengan partai gerindra, semuanya pasti dipertimbangkan," ucapnya.
Sebelumnya, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengungkapkan nama calon wakil presiden yang akan mendampingi Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto sudah mengerucut menjadi empat nama. PKS gembira bila Prabowo meminang kadernya.
"Kalau Jokowi lima, kalau Prabowo sudah empat," kata Mardani di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/7).