Fakta Menarik Pelantikan Pj Sekda Cianjur: Ahmad Rifai Resmi Jabat, Ini Tugas Prioritasnya!

Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian resmi melantik Ahmad Rifai sebagai Pj Sekda Cianjur. Simak bagaimana proses pelantikan ini dilakukan sesuai aturan dan apa saja tugas utamanya!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Menarik Pelantikan Pj Sekda Cianjur: Ahmad Rifai Resmi Jabat, Ini Tugas Prioritasnya!
Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian resmi melantik Ahmad Rifai sebagai Pj Sekda Cianjur. Simak bagaimana proses pelantikan ini dilakukan sesuai aturan dan apa saja tugas utamanya! (Merdeka.com)

Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian secara resmi melantik Ahmad Rifai sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cianjur. Pelantikan ini berlangsung di Pendopo Kabupaten Cianjur pada Senin, 1 September. Proses ini menandai babak baru kepemimpinan birokrasi di wilayah tersebut.

Pelantikan Pj Sekda Cianjur ini dilakukan setelah melalui mekanisme resmi yang ketat. Prosedur tersebut telah disesuaikan dengan aturan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Hal ini memastikan legitimasi serta akuntabilitas dari penunjukan jabatan penting ini.

Ahmad Rifai kini mengemban tugas berat untuk melanjutkan reformasi birokrasi. Ia juga ditugaskan memastikan pelayanan publik di lingkungan Pemkab Cianjur berjalan optimal. Sinergi antar perangkat daerah menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan tersebut.

Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian menegaskan bahwa proses pelantikan Penjabat Sekda Cianjur Ahmad Rifai telah menempuh seluruh mekanisme yang berlaku. Penunjukan ini dipastikan sesuai dengan aturan Badan Kepegawaian Negara dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap tahapan seleksi telah memenuhi standar yang ditetapkan.

Sebelum pelantikan, terdapat beberapa nama yang memenuhi syarat untuk posisi Sekda. Namun, setelah melalui proses penyaringan dan penilaian yang komprehensif, Ahmad Rifai dinilai sebagai kandidat paling kompeten. Penilaian ini mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk rekam jejak dan kapabilitasnya dalam memimpin birokrasi.

Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Cianjur, Akos Koswara, menjelaskan bahwa penunjukan Ahmad Rifai sebagai Pj Sekda Cianjur menggantikan Cecep Alamsyah yang memilih Masa Persiapan Pensiun (MPP). Usulan penunjukan ini diajukan oleh Bupati Cianjur kepada Gubernur Jawa Barat, yang kemudian mengeluarkan keputusan resmi.

Usai dilantik, Pj Sekda Kabupaten Cianjur Ahmad Rifai menyatakan komitmennya untuk melanjutkan program yang telah dijalankan oleh pejabat sebelumnya. Ia juga bertekad untuk mendorong percepatan pembangunan di Cianjur. Fokus utamanya adalah memastikan kesinambungan program demi kemajuan daerah.

Ahmad Rifai menekankan pentingnya koordinasi yang erat dengan seluruh perangkat daerah. Ia percaya bahwa sinergi dan komunikasi lintas perangkat daerah akan menjadi kunci utama dalam mengawal reformasi birokrasi. Hal ini juga krusial untuk menyukseskan pembangunan Cianjur yang sempat tertunda.

Program yang akan dilanjutkan mencakup berbagai inisiatif yang telah dirintis oleh pejabat sebelumnya, Cecep Alamsyah. Dengan menjalin komunikasi yang lebih luas, Ahmad Rifai berharap dapat mempercepat realisasi program-program tersebut. Tujuannya adalah agar berbagai pelayanan di Pemkab Cianjur tetap berjalan normal dan efektif.

Untuk mengisi kekosongan jabatan definitif Sekda dan kepala dinas, Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian menyatakan akan segera melakukan proses open bidding. Proses seleksi terbuka ini akan diselenggarakan sesuai ketentuan yang berlaku. Tujuannya adalah agar roda pemerintahan di Kabupaten Cianjur dapat berjalan lancar tanpa hambatan.

Sesuai petunjuk Bupati Cianjur, open bidding akan segera dilakukan agar berjalan sesuai tahapan yang transparan. Jabatan yang akan dibuka meliputi Kepala BKPSDM, Kepala Bapperida, Kepala Satpol PP, Kepala Dinas Kesehatan, dan Direktur Utama RSUD Sayang. Ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk mengisi posisi strategis dengan ASN terbaik.

Seleksi terbuka ini akan dibuka bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) karier yang memenuhi syarat. Dengan demikian, diharapkan akan terpilih pejabat-pejabat yang memiliki kompetensi tinggi dan integritas. Langkah ini penting untuk memastikan efektivitas dan efisiensi dalam pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan daerah.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi