Emil Dardak janji libatkan ulama dalam kajian pembangunan ekonomi di Madura

Emil Dardak mencetuskan gagasan untuk melibatkan ulama dalam pembangunan ekonomi di Jawa Timur. Khususnya di Madura. Dia memiliki ide melahirkan forum ulama untuk mengawal investasi. Karena ulama sangat didengarkan oleh masyarakat.

Moch. Andriansyah
Oleh Moch. Andriansyah - Reporter
Emil Dardak janji libatkan ulama dalam kajian pembangunan ekonomi di Madura
Emil Dardak. ©2018 Merdeka.com/Djoko Poerwanto

Hasil survei beberapa lembaga menyebut persaingan Cagub Jatim antara Khofifah Indar Parawansa dan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) sangat tipis. Belum lama ini Surabaya Survei Center (SSC) merilis hasil surveinya, di mana popularitas Khofifah mencapai 96,9 persen, unggul tipis atas Saiful yang hanya 94,8 persen.

Pilgub Jawa Timur juga menjadi medan pertempuran antar calon wakil gubernur. Antara cawagub nomor urut 1 Emil Elestinto Dardak melawan Cawagub nomor urut dua Puti Guntur Soekarno.

Emil Dardak memanfaatkan sisa waktu kampanye yang masih sekitar 1,5 bulan ini. Dia semakin gencar melempar gagasan-gagasan untuk membangun Jawa Timur lebih baik. Tujuannya untuk menggaet simpati calon pemilih di 27 Juni.

Gagasan baru disampaikan saat Emil hadir di acara Focus Grup Discussion (FGD) bertema Pembangunan Madura yang digelar Universitas Trunojoyo Madura dan Lingkar Jatim di Bangkalan, Madura pada Senin (30/4).

Di acara tersebut, Emil mengaku menyampaikan gagasan tentang pembangunan infrastruktur di Madura untuk mengerek perekonomian di Pulau Garam. Bupati non-aktif Trenggalek ini juga menilai pentingnya segera membangun Pelabuhan Tanjung Bulu Pandan dengan dana Rp 17,2 triliun dan pembangunan jalan tol senilai Rp 2,6 triliun.

Menurutnya, pembangunan pelabuhan ini akan menjadi pendongkrak perekonomian Jatim. Sehingga pertumbuhan ekonomi di pesisir utara Pulau Madura bisa terwujud. Tak hanya itu, dengan adanya industri pesisir utara, akan menjadi masa depan yang cerah bagi masyarakat di Pulau Garam.

"Untuk mencapai arah transformasi ekonomi di Madura harus ada upaya percepatan, menginvestasikan sumber daya birokrasi, dan anggaran untuk mensukseskan pembangunan jalan tol serta mendukung fungsi BPWS dalam mewujudkan kawasan kaki Jembatan Suramadu sisi Madura dan kawasan khusus Madura," kata Emil di Rumah Aspirasi, Jalan Diponegoro, Surabaya, Selasa (1/5).

Emil Dardak mencetuskan gagasan untuk melibatkan ulama dalam pembangunan ekonomi di Jawa Timur. Khususnya di Madura. "Ini supaya masa depan Madura dapat terwujud. Tak hanya itu, proses koordinasi juga menjadi penting. Mulai kepala daerah dan para kiai serta ulama."

Dia memiliki ide melahirkan forum ulama untuk mengawal investasi. Karena ulama sangat didengarkan oleh masyarakat. "Jadi ulama juga ikut mengkaji arah pembangunan dan ekonomi Madura ke depan. Kemudian dibangun bersama suatu kesepakatan antar kepala daerah bersama ulama," tegasnya.

Rekomendasi