Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Edy Rahmayadi Dukung Anies-Cak Imin: Kalau Emosional ke Prabowo, Tapi Saya Ingin Berubah
Edy Rahmayadi Dukung Anies-Cak Imin: Kalau Emosional ke Prabowo, Tapi Saya Ingin Berubah

Edy Rahmayadi Dukung Anies-Cak Imin: Kalau Emosional ke Prabowo, Tapi Saya Ingin Berubah

Edy merupakan ketua tim pemenangan dari pasangan Anies-Muhaimin di wilayah Sumut. 

Edy Rahmayadi Dukung Anies-Cak Imin: Kalau Emosional ke Prabowo, Tapi Saya Ingin Berubah

Mantan Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi, mengungkapkan alasannya lebih mendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar daripada Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Saat ini, Edy merupakan ketua tim pemenangan dari pasangan Anies-Muhaimin di wilayah Sumut.

Edy pun mengaku jika mengikuti sisi emosionalnya bakal mendukung capres dan cawapres nomor urut 2 yaitu Prabowo-Gibran. Pasalnya, Prabowo merupakan mantan komandan Edy saat masih berkarir di militer.

"Secara emosional seharusnya saya ke nomor 2, kalau menurut emosional. Saya ke nomor 2 kenapa? Karena dia (Prabowo) mantan atasan saya," ujar Edy dalam konsolidasi pengurus kampanye daerah Sumut (Timnas AMIN) di Medan, Rabu (29/11).

Kendati demikian, Edy lebih memilih pasangan Anies-Muhaimin lantaran dia ingin ada perubahan. “Sekarang pertanyaan kenapa tak ke sana (dukung Prabowo). Kalau ditanya, saya ingin berubah. Tagline berubah hanya nomor 1 (Anies-Muhaimin),” ujarnya.

Edy Rahmayadi Dukung Anies-Cak Imin: Kalau Emosional ke Prabowo, Tapi Saya Ingin Berubah

Mantan Pangkostrad ini menjelaskan perubahan yang diinginkannya meliputi sosial, ideologi, politik, ekonomi, budaya, pertahanan, dan keamanan. Pertumbuhan ekonomi di Indonesia pun menjadi sorotan Edy.

“Di zaman presidennya Soeharto pertumbuhan ekonomi 7 persen. Zaman Susilo Bambang Yudhoyono itu 5 persen. Pertumbuhan ekonomi sekarang 4 persen,” ucapnya. 

Tak sampai di situ, Edy juga menyoroti terkait dengan Mahkamah Konstitusi (MK) yang telah disusupi kepentingan politik. 

Tak sampai di situ, Edy juga menyoroti terkait dengan Mahkamah Konstitusi (MK) yang telah disusupi kepentingan politik. 

"Di dunia mana pun ada yang namanya MK. MK itu malaikat di negara ini, itu pun sudah diatur-atur. Bagaimana kalau malaikat ini bisa kita atur. Eh malaikat maut jangan kau cabut nyawaku ini. Ini malaikat. Saya tidak cerita lain-lain. Saya tidak cerita kepala desa dikumpulkan, ini politik," 
kata Edy.

merdeka.com

Prabowo Emosi Sampai Tunjuk-Tunjuk Anies Ketika Ditanya Pelanggaran Etik Putusan MK
Prabowo Emosi Sampai Tunjuk-Tunjuk Anies Ketika Ditanya Pelanggaran Etik Putusan MK

Anies bertanya kepada Prabowo terkait keputusan memilih Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden.

Baca Selengkapnya icon-hand
Emosi Ibunda Imam Masykur Bertemu Paspampres Bunuh Anaknya: Kalian Lebih Kejam dari PKI
Emosi Ibunda Imam Masykur Bertemu Paspampres Bunuh Anaknya: Kalian Lebih Kejam dari PKI

Emosional ibunda Imam Masykur ketika menatap langsung ketiga tersangka, yang membunuh anaknya

Baca Selengkapnya icon-hand
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Edy Rahmayadi Desak Pemerintah Pusat Beri Kepastian Anggaran PON XXI 2024: Itu Sangat Penting
Edy Rahmayadi Desak Pemerintah Pusat Beri Kepastian Anggaran PON XXI 2024: Itu Sangat Penting

Gubernur Edy juga telah menyampaikan hal serupa saat bertemu Menpora Ario Bimo Nandito Ariotedjo di Medan pada Jumat (4/8) malam.

Baca Selengkapnya icon-hand
Susul PAN dan Golkar,  Amien Rais Dukung Prabowo Jika Anies Baswedan Gagal Nyapres
Susul PAN dan Golkar, Amien Rais Dukung Prabowo Jika Anies Baswedan Gagal Nyapres

Amien menilai ada pihak berupaya menjegal Anies, sehingga dukungan bakal dialihkan ke Prabowo.

Baca Selengkapnya icon-hand
Tak Terima Jadi Tersangka KPK, Wamenkum HAM Eddy Hiariej Melawan Ajukan Praperadilan
Tak Terima Jadi Tersangka KPK, Wamenkum HAM Eddy Hiariej Melawan Ajukan Praperadilan

Selain Eddy, dua orang dekatnya, yakni Yosi Andika Mulyadi dan Yogi Arie Rukmana juga turut mengajukan gugatan yang sama.

Baca Selengkapnya icon-hand
Yenny Wahid Dukung Ganjar-Mahfud, Nusron Wahid Singgung ‘Ramalan’ Gus Dur Prabowo jadi Presiden di Masa Tua
Yenny Wahid Dukung Ganjar-Mahfud, Nusron Wahid Singgung ‘Ramalan’ Gus Dur Prabowo jadi Presiden di Masa Tua

Nusron mengatakan, banyak saksi yang mendengar ‘ramalan’ Gus Dur bahwa Prabowo menjadi presiden di masa tua.

Baca Selengkapnya icon-hand
Cak Imin Sambut PAN Gabung Dukung Prabowo Capres: Sudah Berpuluh-puluh Tahun Berdiskusi, Baru Kali Ini Berkoalisi
Cak Imin Sambut PAN Gabung Dukung Prabowo Capres: Sudah Berpuluh-puluh Tahun Berdiskusi, Baru Kali Ini Berkoalisi

Cak Imin merasa deg-degan dengan bergabungnya Golkar dan PAN mendukung Prabowo.

Baca Selengkapnya icon-hand