Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Ditanya Penyelesaian Konflik di Papua, Anies Akan Gunakan Cara Seperti di Jakarta

Ditanya Penyelesaian Konflik di Papua, Anies Akan Gunakan Cara Seperti di Jakarta

Pemerintah mesti melibatkan banyak pihak dalam setiap penyelesaian konflik.

Ditanya Penyelesaian Konflik di Papua, Anies Akan Gunakan Cara Seperti di Jakarta

Calon presiden (capres) nomor urut satu Anies Baswedan mengatakan, konflik di Papua memerlukan pendekatan kolaborasi untuk dapat diselesaikan. Anies menyebut pendekatan ini pernah dia terapkan saat bertugas sebagai gubernur DKI Jakarta.  

Hal ini disampaikan Anies saat sesi tanya dalam acara bertajuk 'Dialog Pers Bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (1/12).

Ditanya Penyelesaian Konflik di Papua, Anies Akan Gunakan Cara Seperti di Jakarta

Seorang pengurus PWI bertanya kepada Anies terkait penyelesaian konflik di wilayah Papua. Meski begitu, dia tidak secara spesifik menyampaikan konflik apa yang dimaksud.


"Saya ingin menyampaikan kepada bapak ibu sekalian pendekatan yang kami lakukan dalam menyelesaikan konflik-konflik yang ada di Jakarta dan pendekatan itu yang InsyaAllah yang akan kami lakukan kalau ada konflik apapun di luar," kata Anies.

Ditanya Penyelesaian Konflik di Papua, Anies Akan Gunakan Cara Seperti di Jakarta

Anies bercerita, di Jakarta juga banyak kampung-kampung yang statusnya konflik. Bahkan, kata Anies konfliknya termasuk rumit

"Ada tempat yang aparat kita saja, itu memberitahu Pak Gubernur jangan ke sana karena kalau aparat kami datang itu disambutnya pakai parang. Mungkin itu tidak menonjol di media, tapi itu terasa sekali di Jakarta Timur," ungkap Anies.


"Nah, saya datang ke situ. Saya ketemu, bicara dengan mereka. Tapi saya temukan pendekatannya adalah pendekatan kolaborasi," lanjut Anies.

Anies menyampaikan, pemerintah mesti melibatkan banyak pihak dalam setiap penyelesaian konflik. Setidaknya, Anies menawarkan empat poin penyelesaian konflik dengan pendekatan kolaborasi.

Ditanya Penyelesaian Konflik di Papua, Anies Akan Gunakan Cara Seperti di Jakarta

"Jadi punya kewenangan jangan merasa paling tahu jalan keluarnya. Punya kewenangan, bukan berarti punya pengetahuan. Tapi duduk dan panggil siapa, satu identifikasi stakeholder utama, siapa saja," jelas Anies.

Kedua, kata Anies pemerintah juga bisa melibatkan pakar yang memiliki contoh-contoh komparatif atas solusi konflik. Sehingga, kata dia semua masukan dan saran bisa diserap.


"Begitu kita mendatangkan orang yang dia bisa bilang ini contoh solusi di Mexico, ini contoh solusi di Puerto Riko, ini contoh solusi di Afrika, mendadak kita punya solusi menu pilihan solusi yang lebih banyak. Nah, itu membantu sekali dalam menyelesaikan konflik. Apalagi pihak yang berkonflik biasanya sudah tidak ketemu dengan jalan baru," kata dia.

Ditanya Penyelesaian Konflik di Papua, Anies Akan Gunakan Cara Seperti di Jakarta

Ketiga, ujar Anies berkaitan dengan unsur negara. Dia menganggap negara sebagai unsur partisipan, bukan sebagai fasilitator. Terakhir, dia menawarkan poin fasilitator percakapan. 

"Jadi stakeholder-nya, komparatur expert-nya, kemudian negara, lalu di situ ada fasilitator yang memfasilitasi tiga pihak ini berunding mencari jalan bersama. Nah saya melihat approach ini yang mungkin harus kita lakukan sama-sama," tutur Anies.

Ditanya Penyelesaian Konflik di Papua, Anies Akan Gunakan Cara Seperti di Jakarta
Tempat Penyimpanan Senjata Diduga Bekas Konflik Aceh Terbongkar, Begini Kronologinya
Tempat Penyimpanan Senjata Diduga Bekas Konflik Aceh Terbongkar, Begini Kronologinya

Kapolres Bener Meriah AKBP Nanang Indra Bakti, mengatakan senjata tersebut ditemukan warga.

Baca Selengkapnya icon-hand
Ganjar: Di Tangan Rakyat, Penguasa Bisa Tumbang
Ganjar: Di Tangan Rakyat, Penguasa Bisa Tumbang

Ganjar menegaskan perlunya menjaga persatuan, menghormati perbedaan, dan tidak memprovokasi konflik.

Baca Selengkapnya icon-hand
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Jokowi Bicara Konflik di Myanmar: Bisa Selesai Kalau Semua Mau
Jokowi Bicara Konflik di Myanmar: Bisa Selesai Kalau Semua Mau

Menurut Jokowi, bila semua pihak di Myanmar mau bersatu maka penyelesaian konflik bisa terwujud.

Baca Selengkapnya icon-hand
Jokowi Perintahkan Konflik Rempang Diselesaikan Secara Kekeluargaan
Jokowi Perintahkan Konflik Rempang Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Jokowi menginstruksikan hal ini saat memanggil sejumlah menteri untuk mambahas konflik Rempang.

Baca Selengkapnya icon-hand
Menko Luhut Akui Pendekatan Pemerintah Atasi Konflik Rempang Kurang Pas
Menko Luhut Akui Pendekatan Pemerintah Atasi Konflik Rempang Kurang Pas

Luhut menuturkan, dalam berbagai konflik seperti yang terjadi di Rempang, bisa dipastikan ada oknum provokator yang memecah belah masyarakat.

Baca Selengkapnya icon-hand
Penampakan 2 Senjata Api Aktif Diduga Peninggalan Konflik Aceh yang Ditemukan di Tepi Pantai
Penampakan 2 Senjata Api Aktif Diduga Peninggalan Konflik Aceh yang Ditemukan di Tepi Pantai

Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Muhammad Yanis mengatakan, senjata yang diamankan tersebut masing-masing berjenis AK-56 dan UZI yang telah dimodifikasi.

Baca Selengkapnya icon-hand
Mahfud MD Jelaskan Duduk Perkara Konflik di Pulau Rempang Batam hingga Berujung Ricuh
Mahfud MD Jelaskan Duduk Perkara Konflik di Pulau Rempang Batam hingga Berujung Ricuh

Mahfud mengatakan warga Rempang sudah sepakat untuk direlokasi sebelum peristiwa bentrokan

Baca Selengkapnya icon-hand
Apa Itu Rohingya dan Penyebab Konfliknya, Perlu Diketahui
Apa Itu Rohingya dan Penyebab Konfliknya, Perlu Diketahui

Konflik Rohingya termasuk kejahatan genosida yang menelantarkan banyak orang.

Baca Selengkapnya icon-hand