Contohkan SBY, Kader Golkar Dukung Airlangga Rangkap Jabatan jika Dipilih Menteri

Selasa, 20 Agustus 2019 12:00 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Contohkan SBY, Kader Golkar Dukung Airlangga Rangkap Jabatan jika Dipilih Menteri airlangga hartarto. ©2019 Merdeka.com/nur habibie

Merdeka.com - Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto dikabarkan mendapat posisi menteri dalam kabinet Jokowi-Ma'ruf. Politikus Partai Golkar, Yahya Zaini justru mendukung bila Airlangga rangkap jabatan ketum jika benar dipilih sebagai menteri.

"Salah satu fungsi parpol adalah melakukan rekrutmen politik. Artinya setiap parpol harus mendudukkan kader-kadernya dalam jabatan-jabatan strategis di pemerintahan dan parlemen, baik di pusat dan daerah," kata Yahya kepada merdeka.com, Selasa (20/8).

Yahya mencontohkan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono yang merangkap sebagai Ketum Partai Demokrat pada periode kedua. Kemudian Jusuf Kalla yang menjadi ketum Golkar pada tahun 2004-2009 di periode pertama menjabat Wakil Presiden. Menurutnya, ketum parpol yang mendapat posisi di pemerintahan akan memperkuat fungsi dan peranan partai politik.

"Justru aneh kalau ada pandangan ketua umum partai tidak boleh merangkap sebagai menteri. Menjabat presiden dan Wapres saja boleh apalagi menjabat menteri-menteri," ujar Yahya.

Dia pun memandang, peran Airlangga sebagai ketum Golkar dan menteri selama ini berjalan harmonis serta dapat dijalankan dengan baik. Bahkan, dengan ketum partai sebagai menteri akan memperkuat pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin ke depan. Sebab, Airlangga nantinya dapat menyelaraskan antara kebijakan pemerintah dengan dukungan parlemen.

"Kita harus ingat pemerintah akan efektif jika mendapat dukungan mayoritas dari parlemen," pungkasnya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih menutup rapat-rapat nama-nama menteri kabinet kerja jilid II. Jokowi mengaku sudah mengantongi nama menteri dan siap diumumkan. Komposisi kabinet terdiri 45 persen dari parpol dan 55 persen nonparpol. Sejumlah petinggi partai juga masih belum mau terbuka.

Partai Golkar sebagai pengusung pasangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin pun mendapat jatah kursi menteri. Disebut-sebut, Golkar yang berada di posisi kedua peroleh kursi di DPR, dapat tiga kursi menteri atau lebih banyak dari periode pertama.

"Tiga menteri. Airlangga, Agus Gumiwangdan Satya Widya Yudha. Sementara itu," kata orang dekat Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto kepada merdeka.com, Jumat (16/8).

Sumber merdeka.com lainnya yang merupakan politisi PKB juga mengakui Golkar mendapat tiga menteri. "Iya Golkar tiga," kata sumber itu. Namun jumlah itu masih dinamis. Bisa juga bakal bertambah nantinya. [ray]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini