Advertisement
Anies menilai judi online ini justru membuat masyarakat menderita.
Maraknya judi online di masyarakat mendapatkan respons bakal capres dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan.
Anies menilai judi online ini justru membuat masyarakat menderita.
Saat membahas pemberantasan judi online ini, Anies mengenangnya saat mahasiswa.
Waktu itu, Indonesia di masa Orde Baru sedang marak judi bernama Sumbangan Dermawan Sosial Berhadiah (SDSB).
Advertisement
"Waktu itu kami memprotes soal judi. Waktu itu namanya SDSB. Di mana rakyat setiap hari tertentu kalau tidak salah hari Rabu itu akan naruh uang dan nunggu akan keluar nomor. Nomor keluar nanti keluar angka sekian miliar. Dan apa yang terjadi, uang itu dari rakyat kebanyakan, rakyat kecil. Itu ketarik kepada judi ini, judi nomor ini," kata Anies.
Advertisement
"Apa yang terjadi? mahasiswa bergerak waktu itu dan Yogyakarta menjadi gerakan perlawanan SDSB terbesar dalam sejarah Orde Baru karena hampir 13 ribu mahasiswa memprotes SDSB," cerita Anies.
Advertisement
Usai demonstrasi di Yogyakarta, kata Anies, mahasiswa berangkat ke Jakarta untuk kembali menggelar demonstrasi.
"(Demonstrasi) sekitar bulan November 1993. Anda boleh cek ini di Google. Akhirnya kami berangkat ke Jakarta. Protes sama-sama. Orde baru akhirnya memutuskan mencabut, menghentikan praktek SDSB ini. Mudah-mudahan semangat dari Yogyakarta soal (pemberantasan) judi online ini nanti bisa dikerjakan," kata Anies.