Budiman Sudjatmiko Bantah Kabar Sebut Bakal Direshuffle: Tidak Ada Pembicaraan Itu
Ia menegaskan hingga kini tidak ada komunikasi maupun arahan dari Presiden Prabowo Subianto terkait hal tersebut.
Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko membantah isu dirinya masuk dalam bursa reshuffle Kabinet Merah Putih. Ia menegaskan hingga kini tidak ada komunikasi maupun arahan dari Presiden Prabowo Subianto terkait hal tersebut.
"Tidak ada pembicaraan itu. Tadi bertemu dengan Bapak Presiden tidak menyinggung itu, tidak dihubungi itu," kata Budiman di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (11/9).
Budiman menyampaikan, dirinya tidak pernah mendapatkan pemberitahuan resmi mengenai kemungkinan perombakan kabinet. Ia mengaku, belum ada informasi apapun yang diterimanya hingga saat ini.
"Anda bisa nilai apakah saya berbohong atau tidak. Tapi memang tidak ada pemberitahuan sama sekali," ujarnya.
Lebih lanjut, saat ditanya mengenai kemungkinan penugasan baru, Budiman juga memastikan hingga kini dirinya masih fokus menjalankan tugas di BP Taskin.
"Tidak ada, tidak ada. Saya masih mengurus BP Taskin, masih badan percepatan pengentasan kemiskinan," ucap dia.
Budiman menyebut bahwa isu reshuffle berada di luar kapasitasnya. Selain itu, dia menekankan belum pernah ada pembahasan mengenai perubahan posisi dirinya dalam Kabinet Merah Putih ke depan.
Meski begitu, ia bilang pernah ada pembahasan terkait evaluasi kinerja BP Taskin. Namun, kata Budiman evaluasi tersebut dilakukan melalui pertemuan dengan beberapa sekretaris pribadi Presiden.
"Kami sudah memberikan masukan dan menyampaikan laporan. Tugas utama kami adalah bikin rencana induk percepatan pengentasan kemiskinan," katanya.