Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Anas Urbaningrum: Saya ragu Demokrat akan sanksi TGB, dia layak ikut Pilpres

Anas Urbaningrum: Saya ragu Demokrat akan sanksi TGB, dia layak ikut Pilpres Anas Urbaningrum Jalani Sidang. ©Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Merdeka.com - Terpidana korupsi proyek wisma atlet di Hambalang, Anas Urbaningrum tak meyakini Muhammad Zainul Majdi atau disapa dengan panggilan Tuan Guru Bajang (TGB) bakal menerima sanksi dari Partai Demokrat atas dukungan pribadinya ke Joko Widodo di Pilpres 2019 mendatang. Menurutnya, TGB merupakan kader unggulan partai berlambang Mercy biru itu.

"Saya ragu, masak iya. Setahu saya TGB salah satu kader unggulan Demokrat. TGB kalau tidak keliru majelis tinggi posisi penting di partai, ragu akan disanksi," ujar Anas sesaat sebelum dimulainya sidang Peninjauan Kembali di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (12/7).

Selain itu, Anas yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum Partai Demokrat itu bahkan mengatakan TGB layak untuk didukung maju dalam kontestasi pemilihan umum tingkat nasional.

"Menurut saya layak dipertimbangkan untuk ikut kontestasi di nasional. Layak itu kadang berjalan bersamaan takdir namun kadang bersimpangan dengan takdir biar takdir yang menuliskan TGB seperti apa," ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan menyatakan Demokrat akan membahas sanksi atas sikap TGB mendukung Jokowi dua periode. "Sanksi pasti tetap ada dan itu akan dibahas dewan kehormatan," kata Syarief.

Meski demikian, Demokrat tak menganggap pernyataan TGB penting dibahas. "Iya, kami melihat bahwa perpindahan satu orang dari satu partai ke partai yang lain itu hal yang biasa dan khusus TGB belum menjadi agenda di kami, belum prioritas untuk dibahas karena menurut kami efeknya terlalu besar," ucapnya.

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP