Anies Baswedan & Ujian Banjir Jakarta, Sanggupkah Diatasi Demi 2024?

Rabu, 26 Februari 2020 06:00 Reporter : Syifa Hanifah
Anies Baswedan & Ujian Banjir Jakarta, Sanggupkah Diatasi Demi 2024? Anies tinjau banjir di Kalideres. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan masuk bursa potensial maju sebagai Capres 2024 mendatang. Hal ini dapat dilihat dari hasil beberapa lembaga survei yang merilis elektabilitas kepala daerah.

Namun persoalan banjir Jakarta menjadi batu sandungan terbesar bagi Anies Baswedan jika bertarung di Pilpres 2024. Bahkan survei Politika Research and Consulting (PRC) dan Parameter Politik Indonesia (PPI) menyatakan elektabilitas Anies Baswedan di 2024 menurun lantaran banjir yang melanda Jakarta sejak 1 Januari 2020.

Anies setidaknya masih memiliki waktu dua tahun sebagai gubernur buat mengatasi segala macam masalah Jakarta, salah satunya banjir. Mampukah Anies mengatasinya?

1 dari 5 halaman

Elektabilitas Anies Moncer di Survei

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merupakan calon Presiden 2024 terkuat di antara kepala daerah di wilayah strategis di Indonesia. Hal itu ditunjukkan dari hasil survei Indo Barometer pada bulan Januari 2020 melalui pertanyaan tertutup.

Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari menyebut, jika Pilpres diikuti oleh 6 kepala daerah, Anies Baswedan unggul dengan angka 31,7 persen, disusul Ganjar Pranowo 11,8 persen, Tri Rismaharini 9,9 persen, Mochamad Ridwan Kamil 8,2 persen, Khofifah Indar Parawansa 5,6 persen, dan Nurdin Abdullah 0,8 persen.

Salah satu penyebab Anies menjadi kepala daerah paling dikenal karena statusnya memimpin ibu kota negara dan menjadi pusat media massa. Khususnya televisi yang membuat liputan kepada gubernur DKI Jakarta sangat tinggi. Sehingga menjangkau seluruh penduduk Indonesia.

"Dari sini lah, antara lain, timbul istilah Gubernur DKI Jakarta adalah gubernur rasa presiden," ucap Qodari.

Pelaksanaan survei di seluruh Provinsi di Indonesia yang meliputi 34 Provinsi. Jumlah sampel pada survei ini sebanyak 1200 responden, dengan margin of error sebesar 2,83 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.

2 dari 5 halaman

Elektabilitas Anies Tergerus karena Banjir

anies tinjau banjir di kalideres

2020 Merdeka.com

Sementara, survei Politika Research and Consulting (PRC) dan Parameter Politik Indonesia (PPI) merilis hasil survei calon presiden 2024. Direktur Eksekutif PPI Adi Prayitno menyatakan, elektabilitas Anies Baswedan di 2024 menurun lantaran banjir yang melanda Jakarta sejak 1 Januari 2020.

"Terpaan banjir dari awal Januari sampai sekarang itu efektif membuat elektabilitas Anies terjun bebas," ujar Adi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (23/2).

Dalam survei ini, kepercayaan publik terhadap Anies hanya 7,98 persen. Di atas Anies ada nama Ganjar Pranowo sebesar 8,8 persen dan Sandiaga Uno sebesar 9,1 persen. Ada juga nama Basuki Tjahaja Purnama sebesar 5,2 persen.

Survei dilakukan dengan cara wawancara atau face to face dengan responden sebanyak 2.197 yang tersebar di 220 desa. Margin of eror survei ini 2,13 persen dengan tingkat kepercayaan survei 95 persen.

3 dari 5 halaman

Banjir Awal Tahun 2020

tahun 2020

Di awal tahun 2020, Jakarta dilanda banjir lantaran hujan yang mengguyur Ibu Kota pada Selasa (31/12) malam hingga Rabu (1/1) siang. Banjir yang terjadi awal tahun ini menyebabkan pemukiman warga, jalan tol hingga bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta ikut terendam. Bahkan di Kemayoran dan Cipinang Melayu, banjir memakan korban jiwa.

Gubernur DKI Jakarta Anies menegaskan banjir melanda Ibu Kota menjadi tanggung jawab Pemprov DKI. Anies mengatakan, permasalahan banjir agar segera ditanganinya.

"Intinya kami bertanggung jawab, Pemprov DKI mengambil sikap bertanggung jawab atas masalah yang sekarang muncul. Kami respons cepat bantu tangani," kata Anies di kawasan Latuharhary, Jakarta Pusat, Rabu (1/1).

Anies ogah menyalahkan siapapun terkait banjir melanda Jakarta. Penanganan utama saat ini adalah menyelamatkan warga.

"Saat ini kami tidak mau salahkan siapa pun dan apa pun. Sekarang adalah saatnya memastikan warga selamat, terlindungi, semua kebutuhan dasar tercukupi. Kami siap bertanggung jawab atas semua yang terjadi di Jakarta," kata Anies.

4 dari 5 halaman

Jakarta Kembali Dilanda Banjir Akhir Februari 2020

dilanda banjir akhir februari 2020

Warga Jakarta kembali dilanda banjir, akibat hujan yang terjadi sejak Selasa (25/2) dini hari sampai pagi hari. Contohnya saja underpass Kemayoran yang terendam banjir.

"Underpass Kemayoran Alhamdulillah sekarang memecahkan rekor 7 meter," ungkap Kepala Sektor Pemadam Kebakaran Kemayoran, Unggul Wibowo saat dikonfirmasi Liputan6.com, Selasa (25/2).

Bahkan kompleks Istana Kepresidenan juga sempat tergenang banjir. Air menggenang di sekitar masjid yang berada di area dalam Istana. Sementara dalam video juga terlihat air menggenang di lorong bagian luar Istana.

Banjir pun berefek pada kegiatan belajar dan mengajar di Jakarta. ratusan sekolah diliburkan oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Selasa (25/2). Mulai dari TK, Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA)/ Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan sederajat.

Kepala Subbagian Hubungan Masyarakat Kerjasama Antar Lembaga Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Sonny Juhersoni menyatakan data tersebut masih sementara. Sebab saat ini pihaknya masih melakukan pendataan.

"Tidak diliburkan, tapi para peserta didik yang sekolahnya terdampak banjir, tetap belajar di rumah," kata Sonny.

5 dari 5 halaman

Anies Harus Atasi Banjir Jika Elektabilitas Ingin Moncer

Berdasarkan hasil survei, Anies Baswedan merupakan calon Presiden 2024 terkuat di antara kepala daerah. Terkait hal ini, Ketua DPP NasDem, Irma Suryani Chaniago, menilai Anies belum mempunyai prestasi yang bisa dibanggakan.

"Kalau penilaian saya saat ini, Anies belum punya prestasi yang membanggakan. Tangani banjir enggak mampu. Ahok masih jauh lebih baik tangani banjir. Bikin trotoar malah mempersempit jalan dan bikin macet. Rumah DP 0 persen, ke laut," kata Irma, Senin (24/2).

Dia menuturkan, jika ada yang menilai Anies berpotensi sah saja. Tetapi, banyak pesaingnya yang lebih cemerlang kinerjanya.

"Potensi sih, sah-sah saja. Tetapi ingat ada kandidat-kandidat cemerlang yang bisa jadi lawan berat. Ada pasangan Prabowo-Puan Maharani, ada Ganjar, ada Erick Thohir. Tentu juga Sandiaga Uno," ungkap Irma. [dan]

Baca juga:
BMKG Sudah Ingatkan Pemprov Jakarta Terkait Kewaspadaan Hujan Ekstrim
PKS Punya Opsi Usung Anies Baswedan Jadi Capres 2024
Banjir, Warganet Ucapkan Terima Kasih Kepada Anies Baswedan dengan Cara Kocak
Deretan Kepala Daerah yang Masuk Bursa Capres 2024, Siapa Paling Unggul?
Gubernur Anies Tanggapi Banjir yang Melanda Jakarta Hari Ini
Ada 200 RW Terdampak Banjir, Anies Minta Semua Petugas Fokus Penanganan Korban

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini