Airlangga Disarankan Pilih Cawapres dari PAN atau PKB

Kamis, 30 September 2021 10:35 Reporter : Merdeka
Airlangga Disarankan Pilih Cawapres dari PAN atau PKB Jalan Pagi Bersama Airlangga dan Gus Amin di kawasan SCBd. ©2021 Merdeka.com/Ditto Radityo

Merdeka.com - Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago menilai koalisi nasionalis-religius ideal untuk mendorong Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto menjadi Capres 2024.

Pangi menganalisis, Airlangga tinggal menggandeng kader berkarakter religius seperti dari PKS, PKB, dan PAN. Kata Pangi, Airlangga dikenal sebagai sosok yang berkarakter nasionalis. Begitu pun Golkar yang memiliki kesan nasionalis.

"Tinggal bagaimana Airlangga memilih cawapres yang ideal untuk menutupi kelemahannya selama ini," kata Pangi saat dihubungi, Kamis (30/9).

Menurut Pangi, Airlangga sebaiknya memberanikan diri maju sebagai Capres 2024 dengan mencari koalisi nasional-religius. Sebab, majunya pria yang juga menjabat Menko Perekonomian berpotensi meningkatkan elektabilitas Golkar.

"Pilihan Airlangga maju sebagai capres dan tidak punya beban sebetulnya, mau kalah mau menang, dalam sejarah pemilu tetap Golkar menang banyak, tetap menjadi partai penguasa," tutur Pangi.

Sebelumnya, Satuan Karya Ulama Indonesia (Satkar) Partai Golkar mendorong Ketua Umum Airlangga Hartarto membentuk koalisi nasionalis religius. Koalisi itu dianggap mumpuni untuk meraup lumbung suara.

Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Satkar Partai Golkar Ashraf Ali mengatakan, koalisi nasionalis religius menjadi salah satu yang ideal untuk Airlangga berlaga di pilpres 2024. Sebab, menurut risetnya, 70 persen voters merupakan suara yang masih dinamis.

"Nah yang 70 persen itu bersifat religius. maka itu sangat wajar apabila ada koalisi nasional yang berkarakter religius," kata Ashraf saat dihubungi, Selasa (28/9).

Sisanya sebanyak 30 persen merupakan suara statis. Suara tersebut merupakan kader, pengurus, dan simpatisan partai.

Ashraf mengatakan dengan berkoalisi dengan nasionalis religius akan membangun kekuatan di pilpres 2024. Apalagi kata Ashraf, kultur masyarakat Indonesia yang general dan heterogen.

"Perlu adanya satu kesepahaman, bagaimana membawa bangsa ini ke depan," kata Ashraf.

Saat ini kata Ashraf, pendekatan dan komunikasi yang dilakukan Airlangga sudah sangat luas. Airlangga pernah menemui Ketum PPP Suharso Monoarfa, Ketum PKB Muhaimin Iskandar, bahkan dengan tokoh religius lainnya seperti Habib Luthfi bin Yahya di Pekalongan.

"Pendekatannya bukan hanya ke partai, tapi juga ke tokoh," ujar Ashraf. [rnd]

Baca juga:
Airlangga Dinilai Mudah Diterima Kelompok Religius, Duet dengan Muhaimin Ideal
Megawati Minta Kader PDIP Jangan Cuma Mikir Politik, Tapi Bantu Sesama
NasDem Tak Mau Terburu-buru Bicara Capres 2024
NasDem Nilai Tak Pantas Bicara Capres di Tengah Pandemi Covid-19
PKB Bertekad Usung Kader di Pilpres 2024
Usulan Pemilu Digelar 15 Mei 2024 akan Dibahas Pada Rapat Konsinyering

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini