Agun Gunandjar sebut pencalonan Ridwan Kamil oleh Golkar belum final

Sabtu, 28 Oktober 2017 13:24 Reporter : Bram Salam
Agun Gunandjar sebut pencalonan Ridwan Kamil oleh Golkar belum final Agun Gunanjar Sudarsa. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Jawa I DPP Partai Golkar Agun Gunandjar Sudarsa menilai rekomendasi yang diberikan oleh partainya kepada Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan Anggota DPR Daniel Muttaqien sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat belumlah final. Agun menyebut berbagai pertimbangan masih dimungkinkan terjadi sampai pada momentum penetapan pasangan calon yang didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum Jawa Barat.

"Masih ada kemungkinan–kemungkinan, karena (rekomendasi) yang kemarin disampaikan itu bukan dokumen yang secara definitif akan disampaikan ke KPU Jawa Barat," jelas Agun saat dikonfirmasi Sabtu (28/10).

Karenanya, tokoh yang berasal dari daerah Priangan tersebut meminta kepada DPP Partai Golkar agar memperhatikan secara sungguh-sungguh dedikasi dan loyalitas Ketua DPD Partai Golkar Dedi Mulyadi. Ia melihat, Bupati Purwakarta tersebut telah berhasil menciptakan soliditas yang kuat di Jawa Barat.

"PP Jawa I meminta kepada DPP Partai Golkar agar memberikan apresiasi kepada saudara Dedi Mulyadi yang telah berhasil membangun kesolidan di Golkar Jawa Barat," katanya melanjutkan.

Permintaan tersebut bukan tanpa alasan. Agun mengingatkan bahwa Jawa Barat menjadi ruh semua partai politik di tingkat nasional. Hal ini berimplikasi pada perolehan suara masing-masing partai dalam momen Pilkada 2018 maupun Pileg dan Pilpres 2019 tahun depan.

"Jawa Barat ini menjadi aset bagi seluruh partai, karenanya kesolidan menjadi penting sebab berkaitan dengan kemenangan berbagai kontestasi politik seperti Pilkada, Pileg dan Pilpres. Saudara Dedi telah berhasil menciptakan itu," tandasnya.

"Pengurus dan kader di arus bawah ini sangat nyaman dengan pola yang dibangun oleh saudara Dedi, sehingga Golkar di Jawa Barat elektabilitasnya naik, solidnya internal dan berhasil meraih simpul eksternal. Ini aset besar bagi Partai Golkar. Makanya, solid dulu, baru berkarya," imbuhnya. [eko]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini