Warga Membeludak, Rebutan Minta Salaman dengan Prabowo saat Kunjungi Banjir Bali

Presiden Prabowo tiba di Jalan Gajah Mada, di Kota Denpasar, bersama para pejabat lainnya dan langsung memasuki Gang Gajah Mada IV.

Moh. Kadafi
Oleh Moh. Kadafi - Reporter
Warga Membeludak, Rebutan Minta Salaman dengan Prabowo saat Kunjungi Banjir Bali
Warga Membeludak, Rebutan Minta Salaman dengan Prabowo saat Kunjungi Banjir Bali (Merdeka.com)

Presiden Prabowo Subianto, mengunjungi rumah warga yang merupakan korban banjir besar di Bali, yang terjadi pada Rabu (10/9) dini hari lalu.

Presiden Prabowo tiba di Jalan Gajah Mada, di Kota Denpasar, bersama para pejabat lainnya dan langsung memasuki Gang Gajah Mada IV, di Jalan Gajah Mada, Kota Denpasar, pada Sabtu (13/9) sekitar pukul 13.04 Wita. Namun, awak media tidak bisa mengikuti Presiden Prabowo saat bertemu korban banjir, karena ketatnya pengamanan.

Kemudian, sekitar 25 menit berlalu Presiden Prabowo keluar dari Gang Gajah Mada setelah menemui korban banjir. Sementara, di luar gang sudah ramai warga dan awak media. Para warga berteriak histeris melihat Presiden Prabowo Subianto dan meminta berfoto dan salaman.

Presiden Prabowo, tidak langsung menaiki mobil maung putih dengan pelat Indonesia itu. Presiden Prabowo tetap melayani menyapa dan menyalami warga hingga ke gerbang pintu masuk Pasar Kumbasari yang jaraknya berdekatan.

Setelah melayani warga untuk meminta salaman, Presiden Prabowo kembali ke mobil maung lalu Presiden Prabowo naik maung putih bersama iring-iringan. Prabowo tampak mengenakan kemeja coklat.

Prabowo tiba di Bali
Prabowo tiba di Bali merdeka

Selanjutnya, Presiden Prabowo tampak berdiri di atas sunroof maung putih. Presiden Prabowo lalu menyapa masyarakat yang sudah memenuhi area Jalan Gajah Mada para warga tetap menghampiri Presiden Prabowo untuk bersalaman sambil teriak, "Sehat selalu Pak Presiden," ujar warga.

Sebelumnya, sebanyak 5 orang korban banjir besar di Pulau Bali, masih dilakukan pencarian hingga Sabtu (13/9).

I Wayan Suryawan selaku Kepala UPTD Pengendalian Bencana Daerah BPBD Provinsi Bali mengatakan, untuk korban meninggal dunia tercatat 17 orang. Diantaranya, 11 orang di Kota Denpasar, 3 orang di Kabupaten Gianyar, 2 orang di Kabupaten Jembrana, dan 1 orang di Kabupaten Badung.

"Dalam pencarian 5 orang. (Diantaranya) di Kota Denpasar 2 (orang), di Kabupaten Badung 3 (orang). Ini update kami sampai pukul 06.00 Wita," kata Suryawan, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (13/9).

Rekomendasi