Warga Jadi Korban Begal, Pemkot Depok Instruksikan Satpol PP Patroli 24 Jam

Sabtu, 16 Maret 2019 02:36 Reporter : Nur Fauziah
Warga Jadi Korban Begal, Pemkot Depok Instruksikan Satpol PP Patroli 24 Jam Ilustrasi Begal Motor. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Satuan Polisi Pamong Praja Kota Depok akan melakukan patroli 24 jam. Hal itu untuk mencegah dan mengurangi kejahatan jalanan yang sering terjadi di Depok. Beberapa hari lalu terjadi pembacokkan dua warga yang dilakukan oleh komplotan begal. Hal ini membuat resah warga dan meminta agar pihak terkait mengambil langkah cepat.

Kepala Dinas Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdiany mengatakan patroli 24 jam ini merupakan terobosan pihaknya dalam rangka memberikan pelayanan pada warga. Diharapkan ini dapat menekan angka kejahatan jalanan yang belakangan menghantui warga.

"Nanti ada Satgas yang patroli 24 jam. Mereka keliling dan memantau wilayah," katanya Jumat (15/3).

Satgas yang berpatroli akan memutar di 11 kecamatan. Pasukan dibagi dalam empat regu yang terdiri dari enam anggota satgas dan tiga orang ASN. "Mereka berkeliling di tiap kecamatan. Memantau wilayah yang rawan pelanggaran peraturan daerah. Ini sebagai langkan meningkatkan keamanan, ketentraman, dan ketertiban di Kota Depok," katanya.

Jika ditemukan pelanggaran akan dilakukan teguran. Baik secara persuasif melalui dari teguran lisan atau dilakukan tindakan non-yustisi.

"Adanya tim Satgas Satpol PP di setiap kecamatan yang siap memantau lingkungannya 24 jam diharapkan dapat menjaga keamanan dan ketentraman sehingga tercipta kota Depok yang kondusif," ungkapnya.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan jajaran polsek dan koramil yang ada di kecamatan. Jika ditemukan tindakan melanggar hukum maka akan segera dilaporkan. "Jadi kami sinergi dan simultan kepada pihak terkait lainnya," tukasnya.

Selain itu, Pemerintah Kota Depok juga akan menambah penerangan jalan umum (PJU) yang akan dipasang di wilayah rawan kriminal pada malam hari. Tahun ini akan ada 909 PJU yang akan dipasang. "Pemasangan lampu PJU itu menggunakan dana APBD Kota Depok tahun 2019 dengan anggaran Rp 2 miliar," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok Dadang Wihana.

Lokasi perbaikan dan penambahan lampu PJU itu tersebar di seluruh Kota Depok, khususnya di wilayah rawan kejahatan. "Lokasi penambahan PJU ini nantinya akan tersebar di wilayah Depok khususnya wilayah yang kami sering dapat laporan terkait kasus kecelakaan dan kejahatan," tutupnya. [rhm]

Topik berita Terkait:
  1. Begal Motor
  2. Satpol PP
  3. Depok
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini