Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Warga Depok Cukup Bawa KTP untuk Berobat Gratis, Berlaku mulai 1 Desember 2023<br>

Warga Depok Cukup Bawa KTP untuk Berobat Gratis, Berlaku mulai 1 Desember 2023

Kota Depok menerapkan sistem penjaminan kesehatan Universal Health Coverage (UHC) nulai 1 Desember 2023. Warga yang hendak berobat hanya perlu membawa KTP.

Warga Depok Cukup Bawa KTP untuk Berobat Gratis, Berlaku mulai 1 Desember 2023

Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono mengatakan, berobat menggunakan KTP sebenarnya tidak gratis. Namun, biayanya ditanggung Pemkot Depok dengan anggaran Rp112,8 miliar untuk 237 ribu lebih warga.

"Khususnya untuk warga yang tidak sanggup membayar BPJS. Ini berlaku bagi warga Depok yang sudah punya BPJS (Badan penyelenggara jaminan sosial) kesehatan maupun yang belum punya BPJS," katanya, Jumat (8/12).

Dia mengatakan, tarif puskesmas saat ini sudah tidak berlaku, kecuali bagi warga luar Kota Depok. Karena itu, warga yang sudah lama tinggal di Depok tapi belum memiliki KTP Depok untuk segera mengurusnya.


“Agar pelayanan kesehatannya gratis cukup dengan memperlihatkan KTP," ujarnya.

Warga Depok Cukup Bawa KTP untuk Berobat Gratis, Berlaku mulai 1 Desember 2023

Masih ada tiga rumah sakit yang belum bekerja sama dengan BPJS, yakni RS Puri Cinere, RS Anak Bangsa dan RS Brawijaya. Dia berharap ketiganya segera dapat melayani peserta BPJS. 

"Saat ini sedang dalam proses, semoga bisa segera dapat bekerja sama untuk melayani BPJS," ungkapnya.

Perobatan menggunakan mekanisme bantuan sosial, kata dia, sudah tidak ada lagi. Sebab, cukup menunjukkan KTP maka otomatis sudah terintegrasi dengan BPJS Kesehatan. "Setelah itu langsung dilayani di puskesmas atau rumah sakit,' katanya.

Namun, ada beberapa layanan yang memang tidak ditanggung BPJS Kesehatan, seperti kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), percobaan bunuh diri dan perbuatan yang membahayakan.

"Seperti membuat konten tapi membahayakan diri atau sebuah kegiatan untuk mempercantik diri, misalnya operasi plastik dan sebagainya kemudian gagal, itu tidak bisa tercover berobat gratis pakai KTP," jelasnya.

Warga yang mendapatkan kendala dalam layanan penggunaan KTP untuk berobat, bisa melapor melalui layanan pengaduan di 081285431490.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Mary Liziawati mengatakan, program berobat gratis cukup menggunakan kartu tanda penduduk atau KTP berlaku untuk semua warga Depok. Layanan ini berlaku untuk rawat jalan, rawan inap dan persalinan.

"Berlaku untuk warga Kota Depok yang rawat inap atau rawat jalan di RS dan persalinan di puskesmas poned," katanya.

Warga Depok Cukup Bawa KTP untuk Berobat Gratis, Berlaku mulai 1 Desember 2023

Warga hanya perlu membawa KTP untuk rawat inap di RS dengan melampirkan KTP, kartu keluarga (KK) serta surat keterangan rawat dan didaftarkan RS ke Dinkes. Sementara untuk rawat jalan RS dengan menyertakan KTP, KK serta surat rujukan dari puskesmas, kemudian didaftarkan puskesmas ke Dinkes.

"Selanjutnya persalinan di puskesmas poned dengan menyertakan KTP dan KK, nanti didaftarkan puskesmas ke Dinkes," pungkasnya.

Berobat Gratis Pakai KTP Depok Belum Berjalan, Warga Masih Tetap Bayar
Berobat Gratis Pakai KTP Depok Belum Berjalan, Warga Masih Tetap Bayar

Dia tadi sempat bertanya pada petugas mengenai mekanisme berobat pakai KTP. Namun dia juga tidak mendapat jawaban yang jelas.

Baca Selengkapnya icon-hand
Sambut HUT ke-128, BRI Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Sambut HUT ke-128, BRI Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Pemeriksaan kesehatan gratis ini akan berlangsung di tanggal 1-2 November dan 1-2 Desember 2023.

Baca Selengkapnya icon-hand
Pemkab Cek Pelayanan Pasien JKN di RSUD Kabupaten Buleleng dan RS Kerta Usada
Pemkab Cek Pelayanan Pasien JKN di RSUD Kabupaten Buleleng dan RS Kerta Usada

Asisten Rousmini berharap palayanan ini bisa dipertahankan dan ditingkatkan terhadap masyarakat dengan mencapai Universal Health Coverage (UHC).

Baca Selengkapnya icon-hand
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
"Sumsel Berkat" Dorong Capaian Peserta JKN hingga 95,90 Persen

Provinsi Sumatera Selatan mendeklarasikan Universal Health Coverage (UHC) atau cakupan kesehatan semesta, Rabu (13/9).

Baca Selengkapnya icon-hand
Besok, DPR Tetapkan Agus Subiyanto Jadi Panglima TNI
Besok, DPR Tetapkan Agus Subiyanto Jadi Panglima TNI

Agus Subiyanto menggantikan Yudo yang akan penisun pada 26 November 2023.

Baca Selengkapnya icon-hand
Dicek Bupati Ipuk, TPS Berkapasitas 84 Ton per Hari di Banyuwangi Beroperasi September 2023
Dicek Bupati Ipuk, TPS Berkapasitas 84 Ton per Hari di Banyuwangi Beroperasi September 2023

TPS berkapasitas 84 ton per hari tersebut dijadwalkan bakal segera beroperasi penuh pada September 2023 mendatang.

Baca Selengkapnya icon-hand
Di Hadapan Ribuan Warga Depok, Anies Serukan Perubahan Termasuk Atasi Macet di Sawangan
Di Hadapan Ribuan Warga Depok, Anies Serukan Perubahan Termasuk Atasi Macet di Sawangan

Dia pun mengajak warga untuk mau bergerak bersama melakukan perubahan. Sekali lagi Anies menyebut banyak hal yang harus diubah di negeri ini.

Baca Selengkapnya icon-hand
Terakhir 31 Desember, Masyarakat Belum Validasi NIK KTP Menjadi NPWP Bakal Terkendala Akses Layanan
Terakhir 31 Desember, Masyarakat Belum Validasi NIK KTP Menjadi NPWP Bakal Terkendala Akses Layanan

Batas waktu pemadanan NIK dan NPWP paling lambat dilakukan pada 31 Desember 2023.

Baca Selengkapnya icon-hand
BPJS Kesehatan Sambut Delegasi Bangladesh, Berbagi Pengalaman Pengelolaan Program JKN
BPJS Kesehatan Sambut Delegasi Bangladesh, Berbagi Pengalaman Pengelolaan Program JKN

BPJS Kesehatan menyambut hangat delegasi dari Health Economic Unit (HEU) Pemerintah Bangladesh dan Asia Development Bank (ADB).

Baca Selengkapnya icon-hand