Warga Berebut 7 Gunungan di Grebeg Syawal Keraton Yogyakarta

Kamis, 6 Juni 2019 01:00 Reporter : Purnomo Edi
Warga Berebut 7 Gunungan di Grebeg Syawal Keraton Yogyakarta Gunungan Grebeg Syawal Keraton Yogyakarta. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat menggelar upacara tradisi Grebeg Syawal yang digelar pada Rabu (5/6). Sebanyak tujuh gunungan dibagikan kepada masyarakat. Ketujuh gunungan itu terdiri dari tiga Gunungan Kakung, dan satu Gunungan Estri, Gunungan Gepak, Gunungan Darat dan Gunungan Pawuhan.

Ketujuh gunungan itu dibagikan di tiga tempat berbeda. Ketiga tempat itu adalah Pura Pakualaman, Kepatihan dan Masjid Gede Kauman.

Penghageng Kawedanan Pengulon, KRT Akhmad Mukhsin Kamaludin Ningrat mengatakan ketujuh gunungan yang dibagikan merupakan bentuk rasa syukur Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Rasa syukur itu dituangkan ke dalam gunungan yang biasanya berisi hasil bumi.

"Gunungan ini sebagai bentuk sedekah dari Sultan untuk rakyatnya. Selain itu, wujud syukur Ngarso Dalem atas sudah diselesaikanya puasa Ramadan," ujar Akhmad.

Akhmad menerangkan usai dikeluarkan dari kompleks Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, gunungan dibagikan kepada masyarakat. Hanya saja karena jumlah gunungan terbatas sedangkan peminatnya banyak, maka untuk mendapatkan gunungan warga musti berebut.

Salah seorang warga yang ikut berebut gunungan adalah Darmais, warga Kulonprogo. Darmais sengaja datang dan melewatkan waktu untuk ikut berebut hasil bumi yang ada di gunungan.

"Sengaja ke sini untuk ikut Grebeg. Ya tujuannya ingin melihat acara rutin tahunan ini. Tadi ikut rebutan dan saya dapat kacang panjang," terang Darmais. [cob]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini