Warga Bekasi digegerkan dengan kehadiran 'Setan Kopi Luwak'

Senin, 16 Juni 2014 11:42 Reporter : Adi Nugroho
Warga Bekasi digegerkan dengan kehadiran 'Setan Kopi Luwak' Hantu. © Mnn.com

Merdeka.com - Warga di Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat sejak sebulan terakhir ini digegerkan dengan isu beredarnya 'Setan kopi Luwak'. Akibatnya, warga sering menggelar ronda setiap malam untuk membuktikan keberadaan setan tersebut.

Pengakuan seorang tokoh masyarakat Madrawi (40), kemunculan 'setan kopi luwak' tersebut ditandai dengan adanya aroma kopi luwak yang diseduh dan mengakibatkan pusing kepada orang yang mencium aroma tersebut.

"Tiba-tiba muncul bau seperti kopi luwak habis diseduh. Baunya bikin pusing," kata Madrawi (40) kepada merdeka.com, Senin (16/6).

Menurut dia, kebanyakan masyarakat yang awam, menyebutnya bahwa bau yang mendadak muncul itu bersamaan dengan kedatangan 'Setan Kopi Luwak'. Karena itu, masyarakat sering merasa resah apabila bau itu muncul. Madrawi juga mengaku telah mengatakan pada masyarakat bahwa aroma yang tercium bukanlah hal mistis melainkan bau hasil dari limbah industri di kali.

"Saya sudah mengarahkan kepada masyarakat, bahwa bau itu adalah limbah industri di yang mengalir di kali," kata Madrawi.

Namun, menurut Madrawi, masyarakat tidak percaya begitu saja dengan perkataannya. Masyarakat yang memiliki sedikit pengetahuan, menanggapi bahwa 'Setan Kopi Luwak' itu ada. Sehingga, bagi mereka yang percaya terpaksa menangkalnya dengan memasang bambu kuning, dan daun caringin di rumahnya.

Lebih lanjut Madrawi mengatakan, berdasarkan laporan masyarakat bau itu hampir menyebar di seluruh desa di Kecamatan Sukatani. Bau itu muncul secara berpindah-pindah, sekitar pukul 21.00 WIB hingga pukul 00.00 WIB.

"Saya merasakan sendiri baunya. Kalau sudah ada bau itu, masyarakat langsung keluar rumah. Dan mengucapkan kata-kata tertentu (bau kotoran) agar bau itu hilang," ujar dia.

Karena itu, dia meminta kepada pemerintah setempat segera melakukan penelitian terkait bau tersebut. Agar keresahan masyarakat dengan isu 'Setan Kopi Luwak' dapat diredam. "Ini sudah zaman modern, masih saja percaya dengan yang begituan," ungkapnya. [hhw]

Topik berita Terkait:
  1. Mistis
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini