Wapres Gibran Tinjau Pasar Flamboyan Pontianak, Serap Aspirasi Pedagang Sekaligus Cek Harga Kebutuhan Pokok

Wapres Gibran melihat langsung kondisi pasar sekaligus menyerap aspirasi para pedagang terkait harga kebutuhan pokok.

Winda Nelfira
Oleh Winda Nelfira - Reporter
Wapres Gibran Tinjau Pasar Flamboyan Pontianak, Serap Aspirasi Pedagang Sekaligus Cek Harga Kebutuhan Pokok
Wapres Gibran Tinjau Pasar Flamboyan Pontianak, Serap Aspirasi Pedagang Sekaligus Cek Harga Kebutuhan Pokok (Dok. Biro Pers Setwapres)

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau Pasar Flamboyan, pasar tradisional terbesar di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (23/8).

Dalam kunjungannya, Gibran melihat langsung kondisi pasar sekaligus menyerap aspirasi para pedagang terkait harga kebutuhan pokok.

Berdasarkan keterangan Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres), kunjungan ini selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Pemerintah pusat dan daerah bekerja sama menjaga stabilitas harga, meningkatkan daya beli masyarakat, serta mendorong pembangunan pasar tradisional yang lebih modern, nyaman, dan berdaya saing.

Peran Strategis Pasar Flamboyan

Wali Kota Pontianak Edi Kamtono menyambut baik kunjungan Wapres. Ia berharap langkah tersebut memberi semangat baru bagi pedagang maupun masyarakat, terlebih saat ini Pontianak tengah berupaya mengendalikan inflasi.

“Harapan kita, kunjungan ini memberi semangat bagi warga Kota Pontianak, terutama pedagang, sekaligus beliau bisa melihat langsung kondisi pasar saat ini. Kota Pontianak memang fokus mengendalikan inflasi daerah serta menjalankan program pembangunan yang sudah diusulkan,” kata Edi.

Edi menjelaskan, Pasar Flamboyan berperan penting sebagai pasar induk di Pontianak dengan sekitar tiga ribu pedagang. Pasar ini menjadi tolok ukur pergerakan harga kebutuhan pokok di daerah.

Digitalisasi Harga untuk Kendalikan Inflasi

Terkait pengendalian harga, Edi mengungkapkan Pemkot Pontianak telah mengembangkan sistem digitalisasi harga sejak hampir 10 tahun lalu. Melalui sistem ini, pemerintah daerah dapat memantau harga kebutuhan pokok secara real time.

“Alhamdulillah, kita kendalikan terus karena ada sistem digitalisasi yang sudah berjalan hampir 10 tahun. Dengan begitu, inflasi di Kota Pontianak sejauh ini tetap terkendali,” ujarnya.

Pengawasan harga harian sendiri dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pontianak, dengan dukungan dari asosiasi pedagang pasar.

Rekomendasi