Wali Kota Singkawang Salurkan Insentif Guru Ngaji, Apresiasi Dedikasi Pembina Keagamaan

Pemerintah Kota Singkawang menyalurkan insentif guru ngaji sebagai bentuk apresiasi atas peran vital mereka dalam membentuk karakter generasi muda berakhlak mulia dan membina kehidupan keagamaan masyarakat.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Wali Kota Singkawang Salurkan Insentif Guru Ngaji, Apresiasi Dedikasi Pembina Keagamaan
Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie menyalurkan insentif guru ngaji sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah atas dedikasi mereka dalam membina kehidupan keagamaan dan membentuk karakter generasi muda di Kota Singkawang. (AntaraNews)

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, baru-baru ini menyalurkan bantuan insentif kepada para guru ngaji di seluruh Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Penyaluran ini merupakan wujud apresiasi Pemerintah Kota Singkawang atas dedikasi luar biasa para guru dalam membina kehidupan keagamaan masyarakat setempat. Acara penyerahan bantuan berlangsung pada Jumat, 26 Desember 2025, di Basement Kantor Wali Kota Singkawang, dihadiri oleh guru ngaji dari berbagai kecamatan.

Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penguatan bidang keagamaan. Tjhai Chui Mie, yang menjabat sebagai Wali Kota Singkawang periode 2025-2030, secara langsung menyerahkan insentif tersebut kepada para penerima. Program ini diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi para guru ngaji untuk terus menjalankan tugas mulia mereka.

Pemberian insentif guru ngaji ini juga bertujuan untuk membantu meringankan beban ekonomi para guru yang sebagian besar tidak memiliki penghasilan tetap. Dengan adanya dukungan ini, diharapkan kualitas pembelajaran Al-Qur'an di Singkawang dapat terus meningkat, mencetak generasi yang beriman dan berakhlak mulia.

Peran Vital Guru Ngaji dalam Membentuk Karakter Bangsa

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie menegaskan bahwa guru ngaji memiliki peran yang sangat strategis dalam menanamkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan sejak usia dini. Mereka adalah garda terdepan dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia. Guru ngaji turut berkontribusi besar dalam menciptakan masyarakat yang religius, harmonis, dan berkarakter melalui pendidikan Al-Qur’an.

Peran guru ngaji tidak hanya sebatas mengajarkan baca tulis Al-Qur'an, tetapi juga sebagai pendidik dan pemimpin yang menanamkan nilai-nilai luhur seperti kejujuran, amanah, toleransi, dan kasih sayang. Dalam masyarakat, eksistensi guru ngaji diakui sangat membantu orang tua dalam mengajarkan ilmu agama kepada anak-anak. Mereka adalah ujung tombak penyebaran misi Islam yang rahmatan lil 'alamin, serta berperan penting dalam mengembalikan nilai-nilai fundamental Islam di tengah masyarakat.

Dukungan terhadap guru ngaji merupakan bentuk apresiasi atas jasa besar mereka dalam mendidik generasi umat dan menjaga cahaya Islam tetap menyala. Ilmu yang diajarkan para guru ngaji akan terus berkembang dan menjadi bekal hidup bagi murid-murid mereka, menciptakan amal jariyah yang pahalanya terus mengalir.

Komitmen Pemerintah Daerah dan Harapan Peningkatan Kualitas Pembelajaran

Pemerintah Kota Singkawang menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan bidang keagamaan melalui pemberian insentif ini. Tjhai Chui Mie menyatakan bahwa insentif tersebut adalah wujud perhatian dan dukungan nyata pemerintah daerah kepada para guru ngaji yang selama ini bekerja dengan keikhlasan. Meskipun nilai bantuan yang diberikan belum sebanding dengan pengabdian mereka, insentif ini diharapkan menjadi penyemangat dalam menjalankan tugas mulia mendidik umat.

Pemerintah daerah memiliki peran penting sebagai regulator dan fasilitator dalam memperkuat pendidikan agama, termasuk melalui penyediaan anggaran dan regulasi yang mendukung. Komitmen ini sejalan dengan tujuan nasional untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan mewujudkan pemerataan pendidikan agama. Dengan adanya dukungan ini, kualitas pendidikan Islam di daerah diharapkan terus meningkat.

Wali Kota Tjhai Chui Mie berharap program insentif guru ngaji ini dapat mendorong peningkatan kualitas pembelajaran Al-Qur’an di Kota Singkawang. Tujuannya adalah agar semakin banyak anak-anak yang mampu membaca, memahami, dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam membangun kehidupan keagamaan yang kuat dan berkelanjutan. Sinergi yang baik ini diharapkan dapat mewujudkan generasi penerus bangsa yang beriman, berakhlak, dan memiliki karakter yang kuat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi