Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wali Kota Semarang Bakal Tambah 400 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Wali Kota Semarang Bakal Tambah 400 Tempat Tidur Pasien Covid-19 Ruang Isolasi Corona. ©2020 Merdeka.com/klikdokter.com

Merdeka.com - Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, hampir seluruh rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Semarang penuh. Dari 20 rumah sakit rujukan, hanya Rumah Sakit Jiwa Daerah Dokter Amino Gondohutomo yang memiliki tingkat keterisian tempat tidur di bawah 80 persen.

"RS Amino Gondohutomo baru dibuka minggu lalu sebagai rumah sakit darurat. Jadi tingkat keterisian masih 78 persen," katanya di Semarang, Senin (21/6).

Dia menyebut Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang segera menambah 400 tempat tidur isolasi. Penambahan dilakukan karena tingkat keterisian tempat tidur atau bed occuppancy rate (BOR) atau pasien covid-19 di Kota Semarang mendekati 100 persen. Ratusan tempat tidur tambahan untuk perawatan pasien Covid-19 berada di sejumlah fasilitas penanganan yang baru disiapkan.

"Sebanyak 100 tempat tidur di salah satu rumah sakit baru yang akan beroperasi, 200 di asrama mahasiswa UIN Walisongo, serta 100 tempat tidur di kawasan Marina," ungkapnya.

Tambahan kapasitas penanganan ini diharapkan mampu menampung lonjakan pasien Covid-19. "Tapi kalau memang diperlukan kita akan mencari relawan-relawan tambahan tenaga kesehatan," jelasnya.

Sedangkan upaya mencegah penyebaran Covid-19 di Semarang, Pemkot Semarang juga melakukan penutupan delapan ruas jalan yang tersebar di berbagai kecamatan mulai 18 Juni hingga 2 Juli 2021. Yakni di Kecamatan Tembalang, Banyumanik, Semarang Selatan, Semarang Barat, Ngaliyan, serta Pedurungan.

Sementara itu, jalan yang ditutup ialah Jalan Imam Barjo, Jalan Gemah Raya, Jalan Letjen Soeprapto (kawasan Kota Lama), Jalan Ngesrep Timur, Jalan Klampisan Raya, Jalan Supriyadi, Jalan Suratmo, serta Jalan Lamper Tengah Raya.

"Penutupan dilakukan sebagai pengingat, bahwa daerah tersebut memiliki angka kasus covid-19 tinggi. Sebagai pengingat masyarakat kalau daerahnya sedang tidak normal. Kurangi mobilitas, boleh beraktivitas tapi protokol kesehatannya tetap dijaga," tandasnya. (mdk/fik)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP