Wali Kota Medan Tekankan Profesionalitas Dewan Hakim MTQ ke-59, Jamin Keadilan Penilaian

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas menegaskan pentingnya Profesionalitas Dewan Hakim MTQ ke-59 tingkat Kota Medan untuk memastikan penilaian yang adil dan melahirkan generasi Qurani berkualitas.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Wali Kota Medan Tekankan Profesionalitas Dewan Hakim MTQ ke-59, Jamin Keadilan Penilaian
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas menegaskan pentingnya Profesionalitas Dewan Hakim MTQ ke-59 tingkat Kota Medan untuk memastikan penilaian yang adil dan melahirkan generasi Qurani berkualitas. (AntaraNews)

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Waas, memberikan penekanan serius terhadap profesionalitas dewan hakim yang akan bertugas dalam Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-59 tingkat Kota Medan tahun 2026. Penekanan ini disampaikan usai pelantikan dewan juri di Medan, Jumat (10/4). Ia menegaskan bahwa tugas dewan hakim memerlukan ketelitian, kepekaan, serta komitmen tinggi terhadap keadilan dalam menilai setiap peserta.

Pelantikan dewan juri ini menjadi momen krusial untuk memastikan seluruh proses penilaian berjalan secara profesional dan berkeadilan. Rico Waas menyoroti bahwa jiwa profesional dewan hakim adalah poin utama yang harus dipegang teguh. Hal ini bertujuan agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan selama perhelatan akbar tersebut berlangsung.

Selain dewan hakim, Rico Waas juga mengingatkan dewan pengawas untuk menjalankan tugasnya dengan baik selama MTQ. Mereka memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan generasi muda pencinta Al-Qur’an di Kota Medan. Kesuksesan acara ini akan sangat bergantung pada integritas dan objektivitas seluruh pihak yang terlibat.

Profesionalitas Dewan Hakim MTQ Medan menjadi fondasi utama dalam menjaga integritas dan kredibilitas kompetisi. Wali Kota Rico Waas menekankan bahwa menjadi dewan hakim bukanlah tugas yang mudah, melainkan sebuah amanah besar. Diperlukan ketelitian dan kepekaan luar biasa untuk memberikan penilaian yang objektif kepada para peserta.

Peran dewan hakim sangat vital dalam membina dan mengarahkan generasi muda pencinta Al-Qur’an di Kota Medan. Setiap keputusan yang diambil akan berdampak pada semangat dan motivasi para qari dan qariah. Oleh karena itu, komitmen tinggi terhadap keadilan harus menjadi pedoman utama dalam setiap aspek penilaian.

Pelaksanaan MTQ yang profesional akan menghasilkan bibit-bibit unggul yang benar-benar berkualitas. Ini sejalan dengan visi untuk melahirkan generasi Qurani yang tidak hanya fasih membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilai luhurnya. Profesionalitas dewan hakim adalah kunci untuk mencapai tujuan mulia ini.

Wali Kota Rico Waas secara tegas mengingatkan dewan hakim untuk menghindari segala bentuk kedekatan sosial yang berpotensi memengaruhi objektivitas penilaian. Kedekatan personal tidak boleh menjadi dasar dalam menentukan hasil kompetisi. Penilaian harus didasarkan pada kualitas bacaan dan pemahaman peserta, bukan hubungan pribadi.

Ia menyerukan agar penilaian dilakukan berdasarkan kedekatan kepada Allah SWT, bukan kedekatan sosial. Amanah sebagai dewan hakim harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas moral yang tinggi. Hal ini demi menjaga kemuliaan Al-Qur’an dan melahirkan generasi Qurani yang benar-benar berkualitas dan berdaya saing.

Dewan pengawas juga memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan. Mereka harus mengawasi dengan cermat setiap tahapan penilaian untuk mencegah adanya praktik yang tidak profesional. Sinergi antara dewan hakim dan dewan pengawas sangat penting untuk menjamin transparansi dan keadilan.

Kesuksesan MTQ ke-59 tingkat Kota Medan merupakan tanggung jawab kolektif seluruh pemangku kepentingan. Wali Kota Rico Waas meminta dewan hakim dan dewan pengawas untuk bersungguh-sungguh menjalankan amanah yang telah diberikan. Partisipasi aktif dari berbagai pihak akan menentukan kualitas dan keberhasilan acara ini.

MTQ ke-59 Kota Medan dijadwalkan akan berlangsung dari tanggal 11 hingga 18 April 2026. Lokasi perhelatan akbar ini berada di Jalan Gatot Subroto kilometer lima, Kelurahan Simpang Tanjung, Kecamatan Medan Sunggal. Persiapan matang telah dilakukan untuk menyambut para peserta dan pengunjung dari berbagai wilayah.

Rico Waas juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya umat Muslim, untuk memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Ia berharap MTQ ke-59 dapat menjadi acara yang membanggakan bagi umat Muslim dan seluruh masyarakat Kota Medan. Dukungan komunitas akan memperkuat syiar Islam dan semangat kecintaan terhadap Al-Qur’an.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi