Wali Kota Jambi Tekankan Peningkatan Layanan Air Bersih 24 Jam di Perumda Tirta Mayang

Setelah pelantikan direksi baru, Wali Kota Jambi Maulana berkomitmen penuh untuk memastikan Perumda Tirta Mayang menyediakan layanan air bersih 24 jam demi hak dasar masyarakat yang optimal.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Wali Kota Jambi Tekankan Peningkatan Layanan Air Bersih 24 Jam di Perumda Tirta Mayang
Setelah pelantikan direksi baru, Wali Kota Jambi Maulana berkomitmen penuh untuk memastikan Perumda Tirta Mayang menyediakan layanan air bersih 24 jam demi hak dasar masyarakat yang optimal. (AntaraNews)

Wali Kota Jambi Maulana menegaskan komitmennya untuk meningkatkan layanan air bersih di Perumda Tirta Mayang. Penekanan ini disampaikan setelah pelantikan Dewan Direksi Perumda Tirta Mayang periode 2026 hingga 2031. Kunjungan kerja ini bertujuan memastikan hak dasar masyarakat terpenuhi secara optimal melalui pasokan air yang stabil dan memadai.

Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi, selaku kuasa pemilik modal, menuntut Perumda Tirta Mayang mampu menyediakan layanan air bersih selama 24 jam penuh. Hal ini menjadi prioritas utama untuk menjamin ketersediaan air bagi seluruh warga kota tanpa terkecuali. Komitmen ini mencerminkan fokus Pemkot pada peningkatan kesejahteraan publik dan pemenuhan kebutuhan dasar.

Maulana juga meminta seluruh jajaran Perumda Tirta Mayang untuk meningkatkan respons terhadap setiap pengaduan masyarakat. Setiap laporan harus segera ditindaklanjuti tanpa menunggu viral di media sosial, menunjukkan keseriusan dalam melayani. Budaya kerja yang cepat, tanggap, dan proaktif diharapkan dapat terwujud demi pelayanan prima kepada pelanggan.

Pemkot Jambi secara aktif mendorong inovasi pelayanan melalui kerja sama strategis dengan investor. Langkah ini krusial untuk mempercepat pengembangan jaringan air bersih di seluruh wilayah Kota Jambi. Saat ini, jumlah sambungan rumah baru sekitar 107 ribu, padahal total rumah tangga di Kota Jambi mencapai kurang lebih 250 ribu unit.

Potensi pengembangan jaringan air bersih di Kota Jambi masih sangat besar, mengindikasikan perlunya ekspansi signifikan. Kemitraan dengan investor diharapkan dapat menutup kesenjangan tersebut secara efisien. Ini akan memastikan lebih banyak warga dapat menikmati akses layanan air bersih yang andal dan berkualitas.

Wali Kota Maulana juga menekankan pentingnya pemerataan distribusi air untuk mengatasi perbedaan tekanan di berbagai wilayah. Keluhan masyarakat terkait aliran air yang tidak merata harus segera dipetakan secara detail dan dicarikan solusi konkret yang berkelanjutan. Pemerataan ini adalah kunci untuk keadilan layanan.

Pemerataan distribusi layanan air bersih menjadi kunci agar semua lapisan masyarakat mendapatkan pasokan yang adil dan merata. Ini akan secara signifikan meningkatkan kepuasan pelanggan dan mengurangi disparitas layanan antar wilayah. Solusi yang cepat dan tepat sangat dibutuhkan untuk mencapai tujuan ini.

Maulana mengapresiasi peningkatan kinerja Perumda Tirta Mayang, terutama dalam penanganan keluhan selama periode Ramadhan hingga Idul Fitri. Namun, ia juga mengingatkan bahwa masih terdapat tantangan signifikan yang harus segera diatasi secara serius. Salah satu isu krusial adalah tingkat kebocoran air.

Tingkat kebocoran air saat ini mencapai 35 persen, angka yang cukup tinggi dan memerlukan perhatian khusus untuk ditekan. Penekanan kebocoran ini memerlukan pembenahan infrastruktur secara menyeluruh, termasuk perbaikan dan penggantian pipa-pipa yang rusak. Kolaborasi dengan pihak ketiga juga dianggap penting untuk mempercepat proses perbaikan dan modernisasi.

Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha menambahkan pentingnya pemeliharaan berkala terhadap infrastruktur yang ada. Rehabilitasi jaringan pipa harus dilakukan secara proaktif dan terencana, tidak menunggu kerusakan parah terjadi dan menimbulkan keluhan. Tindakan preventif akan jauh lebih efektif dalam menjaga kualitas layanan.

Perawatan dan perbaikan harus dilakukan secara rutin dan terencana untuk menghindari keluhan masyarakat yang berulang. Selain itu, tata kelola keuangan yang akuntabel, efektif, dan terukur juga perlu diperkuat demi transparansi. Pemanfaatan teknologi digital diharapkan menghadirkan layanan yang lebih mudah, cepat, dan efisien bagi seluruh pelanggan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi