Viral Ridwan Kamil Pakai Foto Ilustrasi Perbaikan Jalan, Postingan Akhirnya Dihapus
Merdeka.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil kembali ramai diperbincangkan oleh netizen. Sebabnya adalah unggahan berisi pengumuman perbaikan jalan pada tahun 2023 menggunakan foto lama, dan diduga milik salah satu perusahaan pada tahun 2019.
Berdasarkan tangkapan layar, Ridwan Kamil menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat segera memperbaiki 71 ruas jalan, setelah dua tahun terakhir tertunda karena anggaran infrastruktur digeser untuk bantuan sosial saat kedaruratan Covid-19.
"Tahun 2023 ini, 71 ruas jalan di Jabar segera diperbaiki. Januari-Maret tiap tahun adalah jadwal pelelangan proyek," tulis dia.
Cuitan itu ditambahi dengan unggahan foto alat berat dan beberapa orang yang sedang mengaspal jalan.
Dia kemudian melanjutkan tulisan dalam sebuah utas berisi penjelasan pengerjaan. Singkatnya, 71 ruas jalan tersebut pengerjaannya terbagi dalam tiga klasifikasi, yaitu pemeliharaan berkala, rekonstruksi dan peningkatan jalan. Pembagiannya dibagi dalam 69 paket yang Sebagian besar masuk kategori pemeliharaan berkala.
Total panjang ruas jalan yang masuk dalam 71 ruas itu sepanjang 353,822 kilometer. Dari 69 paket pekerjaan penanganan jalan, 62 di antaranya adalah pemeliharaan berkala yang pemilihan penyedianya melalui e-katalog tanggap 19 Februari lalu.
Cuitan itu pun mendapat beragam respons. Banyak yang mengapresiasi, namun tidak sedikit yang mengkritisi. Terutama soal foto yang diunggah. Foto tersebut diketahui diunggah oleh perusahaan penyedia pengaspalan jalan dengan akun @SolusiBeton pada Agustus tahun 2019 lalu.
Banyak netizen yang mempertanyakan hal tersebut kepada Ridwan Kamil.
Setelah ramai diperbincangkan, pria yang akrab disapa Emil ini pun menghapus cuitan utas pertama dan menggantinya dengan unggahan yang baru.
"Mohon maaf atas penggunaan foto perbaikan jalan kemarin, ada kesalahan dalam penggunaan foto sebagai ilustrasi tanpa mencantumkan sumber. Berikut adalah video proses perbaikan jalan yang semestinya," tulis dia dengan mengunggah video yang disertai keterangan rencana perbaikan jalan. Dikutip merdeka.com, Kamis (23/3).
Pekerjaan Dikebut
Terpisah, Kepala Dinas BMPR Bambang Tirtoyuliono mengatakan, untuk pemeliharaan berkala di antaranya dilaksanakan di beberapa wilayah Kabupaten Garut dengan ruas jalan sepanjang 41,96 km.
Adapun pemeliharaan berkala dilakukan di Jalan Sp Talegong (Sukamulya)-Cisewu-Sukarame-Rancabuaya (Palembuhan) sepanjang 10,5 km. Kemudian di Jalan Garut-Bts. Garut/Tasikmalaya sepanjang 5 km. Lalu di Jalan Bts. Bandung/Garut-Garut sepanjang 14,7 km, Jalan Kadungora (Leles)-Cibatu-Sasakbeusi sepanjang 0,7 km dan Jalan Cimanuk (Garut) sepanjang 4,25 km. Serta Jalan Garut-Cikajang sepanjang 6,8 km.
"Semuanya dilakukan pelapisan ulang dengan hotmix. Dua ruas di antaranya ditargetkan 100 persen sebelum H-10 lebaran. Kedua ruas jalan tersebut yaitu Kadungora (Leles)-Cibatu-Sasakbeusi sepanjang 0,7 km dan Jalan Cimanuk sepanjang 4,25 km," ucap dia.
Sementara itu, untuk pengerjaan pemeliharaan jalan di ruas-ruas lainnya diupayakan kondisi jalan di sana tidak ada lubang hingga H-10 lebaran.
"Ruas-ruas jalan ini dipastikan H-10 aman dilalui pengguna jalan dan akan dilanjutkan pekerjaannya H+10,"ucapnya.
Tidak hanya itu, ada 16 ruas jalan di wilayah UPTD lain yang ditargetkan untuk tuntas H-10 lebaran. Disinggung soal persiapan mudik, ia menyampaikan ada 20 ruas jalan yang pasti menjadi jalur lebaran yang meliputi jalan nasional maupun provinsi.
Jalan-jalan tersebut berada di lintas utara, lintas tengah dan lintas selatan yang ketiganya merupakan jalan nasional dan jalur antara yang merupakan jalan provinsi.
Ia memastikan semua bisa dilalui denga naman jelang lebaran.
"Jadi ada 422 lubang total di jalur alternatif dan wisata di Jabar. Pengerjaannya terus dikebut agar ketika awal mudik dimulai dapat dilalui tanpa hambatan," pungkasnya.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya