Viral Mobil Dinas di Acara Prabowo, TNI Selidiki Ketidaknetralan Anggota

Jumat, 22 Maret 2019 17:03 Reporter : Merdeka
Viral Mobil Dinas di Acara Prabowo, TNI Selidiki Ketidaknetralan Anggota TNI Angkat Bicara Terkait Video Mobil Pembawa Logistik di Kampanye Prabowo. ©Liputan6.com/Immanuel Antonius

Merdeka.com - Komandan Polisi Militer (Danpom) TNI Mayjen Dedy Iswanto memastikan pihaknya akan mengusut tuntas dugaan ketidaknetralan anggota pada Pilpres 2019. Hal itu menyusul viralnya video yang memperlihatkan mobil mirip kendaraan dinas TNI berada di acara Prabowo-Sandi.

"Hal tersebut sedang dalam penyelidikan dan pendalaman kami. Kenapa sampai terjadi berubah jenis kendaraan tersebut yang digunakan," katanya di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (22/3).

Berdasarkan penyelidikan sementara, pelat nomor 3005-00 terdaftar sebagai kendaraan dinas milik Detasemen Markas (Denma) Mabes TNI jenis sedan. Nomor tersebut seharusnya terpasang di mobil Mitsubishi Lancer.

POM TNI akan segera memeriksa pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam mengeluarkan nomor kendaraan dinas tersebut. POM TNI juga segera memeriksa pemilik kendaraan dinas dengan nomor 3005-00.

Dedy menuturkan, penyelidikan kasus ini didasarkan pada dugaan ketidaknetralan anggota pada Pemilu 2019. Meski begitu, dia belum bisa berbicara jauh, termasuk soal sanksi yang akan dijatuhkan.

"Dugaan ketidaknetralan dong. Nanti unsur-unsurnya apa, karena sudah berada di lingkungan. Itu fasilitas yang tidak bisa digunakan oleh TNI. Kalau itu TNI yang melakukan ya," ucapnya.

Sebelumnya beredar video yang memperlihatkan sebuah mobil Mitsubishi Pajero menggunakan pelat nomor dinas TNI 3005-00 berada di acara Prabowo-Sandi. Mobil jenis SUV itu mengangkut logistik diduga untuk kegiatan tersebut.

Di belakang mobil, terlihat spanduk berwarna putih dengan tulisan 'Selamat Datang Para Relawan Se Bogor Raya pada Dialog Kebangsaan' lengkap dengan foto Prabowo-Sandi dan gambar burung Garuda berwarna merah.

Mabes TNI mengonfirmasi nomor 3005-00 terdaftar pada kendaraan dinas miliknya. Namun pelat tersebut seharusnya terpasang pada mobil jenis sedan, yakni Mitsubishi Lancer.

Reporter: Nafiysul Qodar
Sumber: Liputan6.com [fik]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini