Presiden Prabowo Subianto memantau langsung tambang ilegal yang disita, dan diberikan kepada PT Timah Tbk. Dalam momen tersebut, Presiden Prabowo didampingi Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi Rosan Perkasa Roeslani.
Presiden Prabowo memerintahkan pada aparat hukum agar tak pandang bulu menghukum para pelaku tambang ilegal. Menurutnya, tambang ilegal yang saat ini tertangkap telah merugikan negara Rp300 triliun.
Pada momen Prabowo bicara kerugian negara, terlihat tangan Bahlil colek paha Rosan. Keduanya tengah berdiri di belakang Prabowo saat menjelaskan masalah tambang ilegal.