Seorang masyarakat memprotes tindakan DPR, Polda Banten hingga Mabes Polri yang hanya diam seribu bahasa dalam mengungkap kasus pagar laut. Masyarakat bernama Sarifudin ini mengatakan ketika wilayahnya diambil paksa oleh Agung Sedayu Group, maka sekelas Polda maupun Mabes Polri hanya bisa diam.
Tak hanya itu saja, Sarifudin juga berkali-kali menegur anggota dewan yang kedapatan sibuk sendiri, saat para nelayan dan petani mengeluhkan masalahnya. Namun salah satu anggota dewan membantah, hanya mengakui bahwa itu urusan pekerjaan.