Banjir bandang dan Tanah Longsor menyapu bersih rumah-rumah warga di Kabupaten Tapanuli Selatan, Senin (24/11). Dalam video amatir yang direkam masyarakat, tanah longsor tiba-tiba turun dan menghancurkan rumah dan jalan penghubung.
Kepala BPBD Tapanuli Selatan, Julkarnaen Siregar, menjelaskan bahwa jalan nasional tersebut amblas akibat intensitas hujan tinggi. Pihak BPBD telah berkoordinasi dengan Bupati Tapanuli Selatan, Dinas PUPR, dan Balai Perbaikan Jalan Nasional untuk penanganan.
Bencana tersebut menimbulkan korban jiwa, diantaranya 8 warga meninggal dunia, 58 orang luka-luka dan 2.851 warga terpaksa harus mengungsi.