Usai Rotasi Petugas, Lapas Sukamiskin Kurang SDM

Rabu, 19 Desember 2018 02:34 Reporter : Aksara Bebey
Usai Rotasi Petugas, Lapas Sukamiskin Kurang SDM Lapas Sukamiskin Kurang SDM. ©2018 Merdeka.com/Aksara Bebey

Merdeka.com - Sumber Daya Manusia (SDM) di Lapas Sukamiskin kurang ideal setelah puluhan petugasnya dimutasi. Kebijakan mutasi diambil setelah proses assesmen terkait integritas pasca operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjerat eks Kalapas Sukamiskin, Wahid Husen.

Kepala Kanwil Kemenkum HAM Jabar Ibnu Chuldun mengatakan ada 52 petugas yang tidak diizinkan lagi bekerja di lingkungan Lapas Sukamiskin. Mereka berasal dari sejumlah unit kerja, seperti bidang keamanan, pelayanan dan kesehatan.

"Mereka kini sudah dipindah ke beberapa lapas, rutan hingga rumbasan (rumah barang sitaan). Yang pasti sudah tidak di Sukamiskin," katanya saat ditemui di Lapas Sukamiskin, Jalan AH. Nasution, Kota Bandung, Selasa (18/12).

Perombakan dan assesmen petugas dilakukan berdasarkan instruksi Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly. Semua tahapan tes pun dilakukan oleh pihaknya di luar Lapas Sukamiskin.

Sebelumnya, ada 156 pegawai yang menjalani assessment. Hasilnya mengerucut kepada 52 orang tidak direkomendasikan bekerja kembali di Sukamiskin.

"Kanwil sudah membuat SK (surat keputusan) memutuskan mereka-mereka dimutasi," kata Ibnu.

Ia mengakui, mutasi puluhan petugas berdampak pada kekosongan di berbagai lini. Untuk sementara, pihaknya mendapat bantuan tenaga sebanyak 24 orang dari Sekjen Kemenkum HAM yang sudah diseleksi.

Meski begitu, Ia akan mengajukan ke Kemenkum HAM untuk penambahan personel. Ia berharap personel tambahan untuk petugas di Sukamiskin bisa hadir di pertengahan Januari tahun 2019.

"Kami akan membuat surat minta BKO ke Dirjen PAS. Kalau disetujui, kami terima, maka terhadap BKO ini akan ditempatkan di lapas guna menambah kekuatan SDM di Lapas Sukamiskin," imbuhnya.

"Pelayanan tetap berjalan meski kurang petugas. Tidak ngaruh, tapi beban kerjanya bertambah. Misal, pengecekan barang biasanya oleh tiga orang, jadi satu orang. Makin lama," tambahnya. [fik]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini