Usai Lima Hari Diisolasi, Pasien Kasus 1 dan 2 Corona Akan Jalani Pemeriksaan Ulang

Kementerian Kesehatan terus memantau perkembangan dua pasien yang dinyatakan positif Virus Corona. Pemeriksaan medis dilakukan terus menerus.

Intan Umbari Prihatin
Oleh Intan Umbari Prihatin - Reporter
Usai Lima Hari Diisolasi, Pasien Kasus 1 dan 2 Corona Akan Jalani Pemeriksaan Ulang
RSPI Sulianti Saroso. ©2020 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Kementerian Kesehatan terus memantau perkembangan dua pasien yang dinyatakan positif Virus Corona. Pemeriksaan medis dilakukan terus menerus.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona, Achmad Yurianto menuturkan, kondisi dua pasien positif corona yang kini dirawat di RSPI Sulianti Saroso berangsur membaik. Namun, masih mengalami batuk kecil.

Yuri menjelaskan pasien kasus 1 dan 2 Corona akan kembali menjalani pemeriksaan medis. Pemeriksaan akan dilakukan setelah lima hari pasien diisolasi. Jika negatif akan diperiksa kembali.

"Sekarang masih batuk jarang-jarang dan tidak panas. Lima hari akan diperiksa ulang," kata Yuri di Kantor Staf Presiden, Jakarta Pusat, Kamis (5/3).

Jika pasien kasus 1 dan 2 dinyatakan negatif selama pemeriksaan, tim medis akan menunggu selama dua hari. Dan setelah itu akan diperiksa kembali.

"Mana kala negatif akan diperiksa lagi dua hari setelah itu akan dipulangkan," kata Yuri.

Kondisi Pasien Membaik

Dua orang pasien positif suspect Virus Corona atau COVID-19 hingga kini masih dirawat di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof. dr. Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara. RSPI juga merawat tujuh pasien lain yang masuk kategori dalam pengawasan. Seluruh pasien tersebut hingga kini masih berada di ruangan isolasi.

Dirut RSPI Prof. dr. Sulianti Saroso Mohammad Syahril mengatakan, pasien 1 dan 2 yang positif Corona justru kondisinya semakin membaik. Keduanya tidak lagi mengeluh sesak napas, demam, hingga nyeri tenggorokan. Namun, kasus 1 dan kasus 2 masih mengalami batuk ringan dan juga pilek.

"Yang dua pasien positif kemarin jadi demam tidak ada, nyeri tenggorokan tidak ada, sesak juga tidak ada, masih batuk-batuk kecil lah. Mungkin dengan pilek. Begitu pula dengan yang pasien positif kedua. Yang kedua kan ibunya, jadi masih batuk-batuk sedikit ya, sesak napas maupun demam tidak ada," ucap Syahril di RSPI Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, Kamis (5/3).

Dari sembilan pasien yang dirawat, ada satu orang pasien dalam pengawasan ketat. Alasannya karena kondisinya memburuk. Pasien tersebut berusia 65 tahun berasal dari rumah sakit swasta yang sudah satu Minggu dirawat. Sehingga harus dirujuk ke RSPI Prof. dr. Sulianti Saroso.

"Nah dari 9 yang ada ini memang satu keadaannya kurang baik, jelek ya. Karena dikirim dari rumah sakit swasta di sini, dan di sana sudah dirawat selama satu Minggu, dan pakai ventilator, jadi dikirim ke sini pakai ventilator, jadi umurnya 65 tahun, dan ini ada memang kurang baik keadaannya," katanya.

"Tetapi dari 8 yang ada alhamdulillah semuanya stabil baik," sambungnya.

Rekomendasi