Umat Kristen Ortodoks di Indonesia peringati Natal besok
Merdeka.com - Umat Kristen Ortodoks Indonesia di bawah naungan Gereja Ortodoks Indonesia (GOI) akan memperingati Natal pada 7 Januari besok. Hal ini berbeda dengan mayoritas umat Kristen yang merayakan kelahiran Yesus Kristus setiap 25 Desember.
Bersama dengan sebagian besar umat Kristen Ortodoks di seluruh belahan dunia seperti Rusia, Mesir, Irak, Lebanon, Georgia, Ethiopia, Serbia, Palestina, Macedonia, dan lainnya, umat Kristen Ortodoks di Indonesia juga akan menggelar rangkaian ibadah Malam Natal pada malam ini Rabu (6/1).
Lewat siaran pers, GOI menyampaikan ibadah Malam Natal digelar di tiap-tiap gereja maupun Kapel Ortodoks yang tersebar di berbagai daerah di tanah air, selepas petang mulai pukul 18.00 waktu setempat dan dipimpin oleh imam gereja.
Perbedaan tanggal peringatan Natal oleh Kristen Ortodoks dengan kebanyakan umat Kristen lainnya ini karena tradisi kekristenan timur ini menggunakan Sistem Kalender Kuno Julian (47 BC), sementara sebagian umat Kristen lainnya mengikuti Sistem Kalender Baru Gregorian (1582).
Untuk diketahui, umat Kristen Ortodoks di Indonesia merupakan minoritas Kristen yang masuk dan berkembang di Indonesia sejak tahun 1988 lewat seorang tokoh misionaris pribumi bernama Romo Daniel Bambang Dwi Byantoro. Umat Kristen Ortodoks saat ini tersebar di wilayah Sumatera Utara, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sulawesi Utara dan Papua, berjumlah lebih dari 2.000 jiwa, dan terus mengalami perkembangan.
Kristen Ortodoks sendiri merupakan salah satu Kekristenan Purba yang tumbuh di timur sehingga dikenal dengan sebutan Gereja Timur, yang sangat teguh memegang tradisi Kekristenan Purba hingga masa kini. Tercatat merupakan kelompok Kekristenan terbesar kedua di dunia setelah Roma Katolikisme (Gereja Barat).
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya