Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, secara tegas mengajak seluruh Umat Hindu untuk berperan aktif dalam menyiapkan generasi yang unggul dan berdaya saing tinggi. Ajakan ini secara khusus menekankan pentingnya menjauhi bahaya narkoba, sebagai langkah konkret menuju masa depan yang lebih cerah bagi bangsa. Pesan ini disampaikan dalam acara peresmian dan penyucian Kuil Shri Raja Rajesvari Amman Kovil di Kabupaten Langkat, Sumut.
Peristiwa penting ini berlangsung pada hari Kamis, 4 September, di Desa Padang Cermin, Kabupaten Langkat. Kehadiran Gubernur Bobby Nasution menandai komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kerukunan umat beragama serta pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Ia berharap umat Hindu dapat menjadi teladan dalam menciptakan masyarakat yang bebas dari ancaman narkoba.
Inisiatif ini sejalan dengan visi besar Indonesia Emas 2045, di mana pembangunan SDM unggul menjadi prioritas utama. Kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemuka agama, dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan sinergi positif. Tujuannya adalah untuk membentuk generasi penerus yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki integritas dan terbebas dari jerat narkotika.
Advertisement
Advertisement
Membangun Generasi Unggul dan Antinarkoba untuk Sumut
Dalam sambutannya, Gubernur Bobby Nasution menggarisbawahi peran strategis Umat Hindu sebagai cermin kebaikan bagi masyarakat luas. Ia menekankan bahwa salah satu kontribusi nyata yang dapat diberikan adalah melalui pembentukan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan memiliki kesadaran tinggi untuk menghindari narkoba. Ini merupakan fondasi penting bagi kemajuan daerah.
Bobby juga menegaskan bahwa upaya menyiapkan generasi antinarkoba adalah pekerjaan rumah bersama yang melibatkan berbagai pihak. Pemerintah daerah, pemuka agama, dan seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab untuk mewujudkan tujuan ini. "Kita harapkan adanya kuil ini dapat menjadi arah pembangunan di Sumut, dan mencetak SDM unggul yang menghindari narkoba, serta menjaga kerukunan antarsesama," ujarnya.
Visi ini secara langsung mendukung tercapainya cita-cita Indonesia Emas 2045, di mana bangsa ini diharapkan memiliki generasi yang produktif dan berkualitas. Pemuka agama, khususnya, diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam membimbing umatnya untuk menjauhi narkoba. Dengan demikian, kuil tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan karakter.
Advertisement
Advertisement
Keunikan dan Peran Kuil Shri Raja Rajesvari Amman Kovil
Kuil Shri Raja Rajesvari Amman Kovil, yang berlokasi di Desa Padang Cermin, Kabupaten Langkat, memiliki sejarah panjang sejak dibangun oleh Sanggar Linggam pada tahun 1980-an. Kuil ini tidak hanya menjadi pusat spiritual bagi Umat Hindu, tetapi juga menyimpan keunikan yang membanggakan. Salah satunya adalah keberadaan patung Dewa Murugan.
Patung Dewa Murugan yang menjulang setinggi 17 meter di sisi kiri kuil merupakan yang tertinggi kedua di dunia. Keistimewaan ini bahkan telah mendapatkan pengakuan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) pada Juli 2019. Pencapaian ini menambah daya tarik dan kebanggaan bagi umat serta masyarakat Sumatera Utara.
Ketua Yayasan Shri Raja Rajesvari, S Siwaji Raja, menyampaikan apresiasinya kepada Gubernur Bobby Nasution atas peresmian kuil tersebut. Ia menegaskan bahwa pemugaran dan keberadaan kuil ini bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan demi kemaslahatan seluruh Umat Hindu. Kuil ini diharapkan menjadi pusat yang menyejahterakan umat dan menjadi simbol kerukunan.
Advertisement
Siwaji Raja menambahkan, "Atas nama Umat Hindu, kami ucapkan terima kasih kepada bapak yang telah meresmikan kuil ini, karena bapak merupakan gubernur semua suku dan agama. Umat Hindu besar di sini dan berdampingan dengan agama lainnya." Pernyataan ini menunjukkan harmoni antarumat beragama yang terjalin erat di Sumatera Utara.
Advertisement
Kolaborasi dan Harmoni Antarumat Beragama
Selain fokus pada isu antinarkoba dan SDM unggul, Gubernur Bobby Nasution juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarsesama. Ia mengajak Umat Hindu untuk terus berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumut demi mewujudkan Sumatera Utara yang lebih baik lagi. Kerukunan adalah kunci utama dalam pembangunan yang berkelanjutan.
Sekretaris Umum Pengurus Harian Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), I Ketut Budiasa, turut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemprov Sumut atas perhatian yang telah diberikan kepada Umat Hindu selama ini. "Atas nama Parisada kami ucapkan terima kasih pada Pemprov Sumut, atas perhatian selama ini pada umat," ujarnya.
Budiasa juga memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan harapan agar Gubernur dapat lebih melibatkan Umat Hindu dalam berbagai program pembangunan di Sumatera Utara. Keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk Umat Hindu, akan mempercepat pencapaian tujuan pembangunan daerah. Hal ini menunjukkan semangat kebersamaan dalam membangun Sumut.
Advertisement
Bobby Nasution kembali mengingatkan, "Terus jaga kerukunan antara sesama baik di keluarga juga di lingkungan kita." Pesan ini memperkuat komitmen pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan yang harmonis dan inklusif bagi semua golongan masyarakat di Sumatera Utara.
Sumber: AntaraNews