Seorang mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) Bernama Nur Ichsan (21) ditemukan meninggal dunia 20 meter dari Jembatan Kembar Gowa. Ichsan ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya melintas menabrak trotoar Jembatan Kembar Gowa hingga akhirnya terlempar jatuh ke Sungai Jeneberang.
Komandan Tim Koordinator Basarnas Makassar Wawan Setiawan mengatakan tim SAR gabungan melakukan pencarian selama 18 jam di aliran Sungai Jeneberang usai mendapatkan laporan ada warga terjatuh dari Jembatan Kembar Gowa. Wawan mengatakan jasad Nur Ichsan ditemukan sekitar 20 meter dari Jembatan Kembar Gowa.
"Jasad korban muncul ke permukaan dan ditemukan oleh warga. Sehingga kami langsung ke lokasi yang jaraknya sekitar 20 meter dari lokasi kejadian," ujar Wawan.
Tim SAR gabungan menggunakan perahu rakit bambu untuk mengevakuasi jenazah. Selanjutnya, jasad Nur Ichsan diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan di rumah duka di Desa Panciro, Kecamatan Bajeng, Gowa.
"Saat ditemukan korban masih menggunakan pakaiannya sesuai laporan. Ditemukan sudah tidak bernyawa. Jenazahnya sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk di bawa ke rumah duka," kata Wawan.
Berdasarkan informasi, kata Wawan, Ichsan terjatuh ke Sungai Jeneberang akibat menabrak trotoar Jembatan Kembar Gowa. Berdasarkan keterangan rekan korban, Ichsan hendak pulang ke rumahnya.
"Informasi dari temannya korban sedang perjalanan pulang ke rumah. Saat di Jembatan Kembar Gowa, korban jatuh dari motornya," tandasnya.