TNI AL Unjuk Gigi, Kirim KRI RE Martadinata-331 Duel Anti Kapal Selam dengan Puluhan Kapal Perang di Australia

Momen itu terjadi saat acara International Fleet Review (IFR) dan Latihan Bersama (Latma) Multilateral Kakadu 2026 di Sydney, Australia.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
TNI AL Unjuk Gigi, Kirim KRI RE Martadinata-331 Duel Anti Kapal Selam dengan Puluhan Kapal Perang di Australia
TNI AL Unjuk Gigi, Kirim KRI RE Martadinata-331 Duel Anti Kapal Selam dengan Puluhan Kapal Perang di Australia (Merdeka.com)

TNI Angkatan Laut terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat diplomasi maritim internasional melalui partisipasi aktif pada International Fleet Review (IFR) dan Latihan Bersama (Latma) Multilateral Kakadu 2026 diselenggarakan di Sydney, Australia.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali, yang diwakili Pati Sahli Kasal Tingkat III Bidang Diplomasi, Hukum, Intelijen, dan Hubungan Internasional Laksda TNI Antonius Widyoutomo selaku Head of Delegation (HOD), didampingi Panglima Komando Armada II Laksda TNI I Gung Putu Alit Jaya serta Atase Pertahanan RI untuk Australia Laksma TNI Novera Budi, menghadiri pelaksanaan IFR dalam rangka peringatan HUT ke-125 Royal Australian Navy digelar di Sydney Harbour.

Kapal Perang TNI di Australia
Kapal Perang TNI di Australia Dokumen TNI AL

Turut hadir dalam kegiatan IFR kali ini sejumlah pejabat tinggi Australia, antara lain Hon Richard Marles selaku Deputy Prime Minister (DPM) Ms. Sam Mostyn AC selaku Governor‑General of Australia, Admiral David Johnston AC RAN selaku Chief of the Defence Force (CDF), Vice Admiral Mark Hammond AO RAN selaku Chief of Navy, serta Lieutenant General Simon Stuart AO, DSC selaku Chief of Army.

Kapal Perang TNI di Australia
Kapal Perang TNI di Australia Dokumen TNI AL

Dalam kegiatan ini, TNI AL mengerahkan KRI Raden Eddy Martadinata-331 (KRI REM-331) yang dikomandani Kolonel Laut (P) Andi Kristanto selaku Dansatgas Kakadu 2026. IFR diikuti oleh lebih dari 34 kapal perang dari 20 negara, antara lain Indonesia, Australia, Amerika Serikat, India, Singapura, Malaysia, Jepang, dan Kanada.

Kapal Perang TNI di Australia
Kapal Perang TNI di Australia Dokumen TNI AL

Usai pelaksanaan IFR, seluruh negara peserta akan melanjutkan rangkaian Latihan Multilateral Kakadu, yang terdiri atas Harbour Phase dan Sea Phase. Pada Harbour Phase, yang dimulai pada 22 sampai dengan 24 Maret 2026, seluruh kapal perang akan sandar di Sydney untuk melaksanakan Exercise Brief, olahraga bersama, serta Deck Reception yang dihadiri perwakilan angkatan laut negara peserta.

Kapal Perang TNI di Australia
Kapal Perang TNI di Australia Dokumen TNI AL

Selanjutnya, Sea Phase akan dilaksanakan di Eastern Australia Exercise Area mulai 25 sampai dengan 28 Maret 2026.

Pada fase ini, KRI REM-331 bersama 21 kapal dari 12 negara akan melaksanakan berbagai serial latihan, meliputi Latihan Peperangan Anti Kapal Permukaan, Penembakan Meriam 76 mm, Peperangan Anti Kapal Selam, serta Replenishment at Sea (RAS).

Pada tahap ini, profesionalisme dan kemampuan prajurit diuji dalam melaksanakan seluruh serial latihan secara terpadu.

Kegiatan ini diharapkan menjadi forum strategis yang mempertemukan para pimpinan angkatan laut dari berbagai negara untuk mempererat hubungan kerja sama, meningkatkan saling pengertian, serta memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan maritim kawasan.

Momentum ini dimanfaatkan TNI AL untuk memperluas jejaring kerja sama dan memperkokoh peran Indonesia dalam percaturan maritim global.

Rekomendasi