TikTok LIVE telah meluncurkan mini album perdana dari kreator musik asal Indonesia, Cece Caramel, yang diberi judul "Caramelting". Peluncuran ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan artistik Cece Caramel, menandai transformasinya dari seorang kreator konten menjadi musisi profesional. Album ini diproduksi di Korea Selatan dengan dukungan penuh dari TikTok LIVE dan platform promosi serta distribusi musik milik TikTok, SoundOn.
Mini album "Caramelting" mengajak para penikmat musik untuk menjelajahi berbagai genre, mulai dari pop yang enerjetik hingga balada yang emosional. Inisiatif ini juga diharapkan dapat menginspirasi talenta musik lokal lainnya untuk berani mempromosikan karya mereka. Mereka juga bisa membangun komunitas, serta menjangkau audiens global secara real-time melalui platform TikTok LIVE.
Michael Tan, Livestream Operations Manager TikTok LIVE Indonesia, menyatakan bahwa musik merupakan bagian integral dari ekosistem TikTok LIVE yang terus berkembang. Hal itu berkat kontribusi para kreator seperti Cece Caramel. Pihaknya sangat mengapresiasi kerja keras Cece dalam menyajikan konten musik berkualitas melalui sesi LIVE yang autentik.
Advertisement
Advertisement
Dukungan penuh dari TikTok LIVE dan SoundOn dalam produksi "Caramelting" di Korea Selatan menunjukkan komitmen platform tersebut terhadap pengembangan talenta musik. Michael Tan mengungkapkan kebanggaannya dapat terus mendukung perjalanan Cece Caramel menuju industri musik profesional. Ia berharap pencapaian ini dapat menjadi inspirasi bagi musisi lokal lain untuk memanfaatkan peluang yang ada.
Cece Caramel sendiri mengakui bahwa setiap kreator membutuhkan ruang yang tepat untuk berkembang. Selama empat tahun terakhir, TikTok LIVE telah menjadi "rumah" baginya untuk mengekspresikan diri dan terhubung dengan penggemar. Platform ini tidak hanya menyediakan dukungan, tetapi juga membuka peluang nyata yang membawanya melangkah ke industri musik profesional.
Melalui mini album "Caramelting", Cece Caramel berharap karyanya tidak hanya dinikmati oleh pencinta musik. Lebih dari itu, ia ingin mendorong kreator lain untuk berani memulai, konsisten berkarya, dan memanfaatkan setiap kesempatan untuk mewujudkan mimpi mereka di dunia musik.
Advertisement
Advertisement
Nama "Caramelting" memiliki dua makna mendalam yang merefleksikan identitas dan tujuan Cece Caramel. Kata "Caramel" diambil dari nama panggungnya, sementara "melting" melambangkan sensasi hangat, lembut, dan manis seperti karamel yang meleleh. Sensasi ini merupakan gambaran perasaan yang ingin ia hadirkan kepada para pendengar melalui musiknya.
Mini album "Caramelting" menampilkan tiga lagu dengan karakter musikal yang berbeda, menunjukkan musikalitas Cece Caramel yang beragam. Single pembuka, "Fling Thing", menghadirkan irama up-tempo dengan nuansa hangat dan ringan, memadukan melodi catchy dengan elemen rap. Lagu ini, yang diluncurkan pada Februari lalu, telah menjangkau ribuan pendengar di Asia, termasuk Korea Selatan, Taiwan, dan Hong Kong.
Kemudian, ada "Say Less", sebuah balada emosional bergaya K-ballad yang diproduseri oleh INFX. Lagu ini menonjolkan sisi vokal Cece Caramel yang lebih dalam dan intim. Dirilis pada Maret lalu, "Say Less" berhasil masuk ke berbagai daftar putar di platform streaming musik digital, seperti Pop Rising Indonesia di Spotify dan Pendatang Baru di YouTube Music.
Advertisement
Lagu ketiga, "Buzzin", adalah lagu pop bertempo cepat yang enerjetik dan penuh semangat, diproduseri oleh Highkey Music. Dengan beat yang dinamis dan nuansa cerah, "Buzzin" dirancang untuk menghadirkan energi perayaan dan euforia, serta menciptakan momen meriah saat dibawakan secara langsung di panggung.
Sumber: AntaraNews