Tiga Tersangka Pembunuh Hakim Jamaluddin Diserahkan ke Jaksa

Selasa, 10 Maret 2020 19:29 Reporter : Yan Muhardiansyah
Tiga Tersangka Pembunuh Hakim Jamaluddin Diserahkan ke Jaksa Tiga Tersangka Pembunuh Hakim Jamaluddin Diserahkan ke Jaksa. ©2020 Merdeka.com/Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Penyidik Polrestabes Medan menyerahkan 3 tersangka pembunuh hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan dan barang buktinya ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan, Selasa (10/3). Penyerahan tahan dua (P22) ini dilakukan setelah berkas ketiganya dinyatakan lengkap (P21) akhir bulan lalu.

Ketiga tersangka yang diserahkan yakni: Zuraida Hanum (41), Jefri Pratama (42) dan Reza Fahlevi (29). Zuraida adalah istri Jamaluddin yang diduga sebagai otak pelaku pembunuhan suaminya. Barang bukti yang diserahkan di antaranya cover bed, mobil Toyota Land Cruiser Prado dengan nomor polisi BK 77 HD, Toyota Camry hitam nomor polisi BK 78 ZH, dan sepeda motor Honda Vario BK 5898 AET.

Setelah diserahkan, para tersangka kemudian dimintai keterangan atau proses administrasi. Tersangka Zuraida tampak menangis saat menjalani proses administrasi. Sementara Jefri dan Reza tampak menundukkan wajah. Selanjutnya mereka dimasukkan ke Ruang Tahanan sementara di Kejari Medan.

Kepala Kejari Medan, Dwi Setyo, mengatakan ketiga tersangka akan dititipkan ke Rutan Tanjung Gusta Medan untuk 20 hari ke depan. Pihaknya dalam waktu dekat akan melimpahkan kasus ini ke Pengadilan Negeri (PN) Medan.

"Sebelum 20 hari nanti akan kita limpahkan ke Pengadilan Negeri Medan," katanya.

tiga tersangka pembunuh hakim jamaluddin diserahkan ke jaksa

1 dari 1 halaman

Dwi Setyo juga telah menunjuk beberapa orang jaksa senior dalam menangani kasus pembunuhan berencana ini. "Di antaranya ada Parada Situmorang, Muhammad Yusuf, Mirza, Naibaho dan ada Rambo," katanya.

Dia menambahkan, para tersangka diancam dengan jeratan Pasal 340 KUHPidana tentang pembunuhan berencana. Ketiganya terancam hukuman pidana mati.

Sementara itu, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Johnny Eddizon Isir mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Kejadian PN Medan, terutama terkait pengamanan persidangan.

"Yang jelas untuk kasus ini kita bukan selesai sampai di sini. Kita akan terus mengikuti dan tetap berkoordinasi selama proses persidangan sampai putusan hukum inkrah nanti," sebutnya.

Seperti diberitakan, Jamaluddin (55) diduga dibunuh di rumahnya di Perumahan Royal Monaco, Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Medan pada Jumat (29/11) dini hari. Pada siang harinya, jasad pria ini ditemukan di jok tengah mobil Toyota Land Cruiser Prado dengan nomor polisi BK 77 HD yang jatuh ke jurang pada areal kebun sawit di Desa Suka Dame, Kutalimbaru, Deli Serdang.

Jenazah kemudian diautopsi di RS Bhayangkara, Medan, Jumat (29/11) malam, sebelum dibawa ke Nagan Raya, Aceh, untuk dimakamkan pada Sabtu (30/11). Berdasarkan hasil autopsi itu, polisi memastikan Jamaluddin merupakan korban pembunuhan.

Penyelidikan polisi kemudian mengarah kepada Zuraidah, Jefri dan Reza. Ketiganya ditetapkan sebagai tersangka yang telah melakukan pembunuhan berencana.

tiga tersangka pembunuh hakim jamaluddin diserahkan ke jaksa [lia]

Baca juga:
Berkas Kasus Pembunuhan Hakim Jamaluddin Diserahkan ke Jaksa
Ibu Pembunuh Hakim Jamaluddin Minta Keringanan Hukuman untuk Anaknya
Kasus Pembunuhan Hakim Jamaluddin, Begini Cara Eksekutor Hilangkan Barang Bukti
Pembunuhan Hakim PN Medan, Istri Sempat Tidur Dengan Jasad Suami
Hakim Jamaluddin Sering Main Domino Bareng Pelaku Pembunuhnya

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini