Terungkap Latar Belakang Pria ODGJ Bikin Penghuni Apartemen Kalibata City Jaksel Lompat Lewat Jendela

Diketahui, MAJ (37) itu membuat panik wanita inisial A (23) di apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Terungkap Latar Belakang Pria ODGJ Bikin Penghuni Apartemen Kalibata City Jaksel Lompat Lewat Jendela
ODGJ yang Buat Wanita Lompat dari Apartemen Kalibata City Ternyata Warga Afganistan (ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi)

Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Jakarta Selatan Oktinardo mengatakan, Warga Negara Asing (WNA) Afghanistan yang mengalami gangguan jiwa ternyata pemegang United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR).

Diketahui, orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) inisial MAJ (37) itu membuat panik wanita inisial A (23) di apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan.

"Ketika tim dari bidang Intel Dakim Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Jakarta Selatan bergerak, mereka langsung berkoordinasi dengan security untuk mengecek TKP dan setelah dicek bahwa orang asing tersebut adalah pemegang UNHCR," kata Oktinardo di Jakarta, Kamis (10/7).

Tak hanya itu, untuk memastikan jika MAJ ODGJ. Pihaknya menemukan adanya obat gangguan jiwa dari WNA tersebut.

"Kemudian petugas Intel Dakim berkoordinasi dengan security untuk mengecek dari kamar orang asing tersebut dan ditemukan obat gangguan jiwa dari orang asing tersebut," ujarnya.

"Jadi kesimpulan singkat dari hasil penyelidikan Keimigrasian bahwa orang asing tersebut memiliki gangguan kejiwaan dan yang kedua, dia adalah pemegang UNHCR. Jadi mereka ini ada di Indonesia di bawah eh payung hukum UNHCR," sambungnya.

Dibawa ke Rumah Sakit Jiwa di Serpong

Saat ini, MAJ sudah dibawa petugas ke Rumah Sakit yang berada di kawasan Serpong.

"Nah, jadi dugaan awalnya itu dia memiliki gangguan kejiwaan, maka itu dia dibawa ke rumah sakit di Serpong, rumah sakit jiwa, seperti itu," ucapnya.

Selain itu, dirinya menegaskan, Imigrasi memiliki kewenangan pengawasan secara administratif, yaitu pencatatan biodata dari orang asing yang pemegang UNHCR tersebut.

"Pengawasan ke depan tentunya kita akan berkoordinasi dengan masyarakat setempat dan juga pihak-pihak terkait untuk melakukan pengawasan keimigrasian baik secara langsung maupun secara tidak langsung yang dalam arti kita berkomunikasi dengan masyarakat ataupun eh pemilik dari apartemen tersebut," ungkapnya.

"Jika ada hal-hal yang mencurigakan langsung lapor ke pihak imigrasi untuk ditindaklanjuti lebih lanjut, seperti itu," pungkasnya.

Sebelumnya, seorang perempuan nekat melompat dari lantai 19 Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan. Korban Anita (23) diduga panik karena kamar dimasuki orang tak dikenal.

Insiden itu terjadi di Tower Jasmine, Selasa, 8 Juli 2025 sekitar pukul 17.30 WIB. Kapolsek Pancoran Kompol Mansur menjelaskan, insiden ini bermula saat penghuni hendak masuk ke kamarnya.

Saat di dalam, penghuni melihat lampu kamarnya padam, sehingga dia turun lagi ke kantor pengelola untuk meminta bantuan.

"Pintu lupa tidak dikunci. Pas naik ke atas, kok ada orang. Kaget dia," kata Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur dalam keterangannya, Rabu (9/7) malam.

Melihat ada orang tak dikenal di kamarnya, Anita spontan lari ke balkon dan melompat dari lantai 19.

"Akhirnya dia lompat. Orang tersebut yang masuk kamar memang ada, boleh dibilang, kesehatannya terganggu lah," ucap dia.

Rekomendasi