Terungkap, KKB juga Beli Senjata dari Luar Negeri, Pakai Uang Hasil Palak Kades

Dari luar negeri, mereka membelinya dari kelompok Filipina dan kelompok Papua Nugini.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Terungkap, KKB juga Beli Senjata dari Luar Negeri, Pakai Uang Hasil Palak Kades
Terungkap, KKB juga Beli Senjata dari Luar Negeri, Pakai Uang Hasil Palak Kades (Merdeka.com)

Senjata yang dimiliki Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) ternyata bukan hanya hasil rampasan. Rupanya, senjata itu mereka dapatkan dari beberapa sumber lainnya seperti membeli baik dari dalam maupun luar negeri.

Jika dari luar negeri, mereka membelinya dari kelompok Filipina dan kelompok Papua Nugini.

"Sementara yang dari dalam negeri, dari berbagai macam kelompok ya, tentunya data yang sudah ada menunjukkan bahwa setiap tahun selalu ada kita melakukan penangkapan terhadap penjualan penjualan senjata api," ujar Kepala Operasi Damai Cartenz Brigjen Faizal Ramadhani, kepada wartawan di Jakarta, Rabu (16/7).

Dia mengatakan, pada bulan Maret lalu pihaknya berhasil menyita 12 pucuk senjata dan 4.000 amunisi.

Dipastikannya, upaya terus dilakukan pihaknya untuk memutus sumber atau mata rantai pemasok senjata ke KKB. Salah satunya, petugas terus melakukan pengamatan.

"Kita berusaha selalu menutup ruang gelap khususnya dari yang Papua Nugini dan Filipina, kita pernah mengirim anggota sampai ke Sulawesi Utara untuk memutus itu bahkan sampai ke Papua Nugini," tambahnya.

Dalam penyelidikan lainnya, uang yang mereka pakai untuk membeli senjata didapat dengan memalak kepala desa agar menyerahkan dana desa.

"Ada berbagai macam sumber ya, sumber pertama mereka melakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya kriminal untuk mendapatkan uang itu, selain itu mereka biasanya dari dana-dana desa mereka dalam tanda petik memaksa kepala desa untuk menyerahkan sejumlah uang dari dana tersebut. Ini yang mereka kompulir," ungkapnya.

Uang yang terkumpul kemudian mereka belikan senjata.

Rekomendasi