Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Rio Firdianto mengungkapkan penyebab pertikaian prajurit TNI Angkatan Laut yakni Serda DL dengan Prada YHS dari TNI Angkatan Darat di Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (23/2). Pertikaian itu membuat prajurit TNI AL berinisial Serda DL meninggal dunia.
“Intinya adalah kesalahpahaman, artinya tidak saling tahu dalam kondisi mungkin malam itu di tempat hiburan malam," ujar Rio, Kamis (27/2).
Rio menjelaskan, kesalahpahaman itu mengakibatkan pertikaian antara kedua prajurit tersebut. Kedua prajurit itu juga tidak saling kenal.
“Jadi, mungkin tidak saling kenal sehingga terjadi konflik. Kesalahpahaman misalnya saya ketemu sama kamu, senggolan bisa saja emosi karena tidak kenal. Kalau kenal enggak mungkin seperti itu,” jelasnya.
Saat ini, Kodam I/BB memastikan situasi di lokasi kejadian telah kondusif. Prada YHS juga telah ditahan untuk menjalani pemeriksaan.
"Saya memastikan proses hukum berjalan sesuai aturan, yang salah akan dihukum. Kami memastikan seluruh unsur-unsur TNI di wilayah Kodam I/BB seperti Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat solid tidak ada masalah," ucap Rio.
Minta Prajurit TNI Tak Terprovokasi
Sebelumnya, Kapendam I/Bukit Barisan Inf Doddy Yudha mengatakan, ada perintah agar TNI AD di Tanjungpinang berkoordinasi dengan TNI AL. Perintah itu datang dari Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Rio Firdianto.
"Koordinasi dengan TNI AL yang ada di Tanjung Pinang untuk menyelesaikan masalahnya secara transparan," kata Doddy dalam pesan singkatnya, Selasa (25/2).
Rio juga memerintahkan agar dilaksanakan apel luar biasa di jajaran TNI AD Tanjungpinang. Dia berpesan kepada prajurit agar tidak gegabah dan terprovokasi buntut kejadian tersebut.
"Pomdam I/BB berkoordinasi dengan Pomal Tanjung Pinang untuk melaksanakan penyelidikan dan penyidikan terkait perkelahian tersebut," pungkas Doddy.
Seperti diketahui, Serda DL dari satuan Koarmada I tewas usai terlibat pertikaian dengan Prada YHS dari Yonif 136/Tuah Sakti di tempat hiburan malam. Dalam kejadian itu, dua prajurit TNI AL yang merupakan rekan Serda DL yakni Sertu SE dan Serda R mengalami luka-luka.