Momen Kapolri hingga Jaksa Agung Berfoto Salam Komando di Harkopnas 2026

Lima pemimpin lembaga penegak hukum menunjukkan kebersamaan dengan melakukan salam komando pada acara puncak Hari Koperasi Nasional 2026.

Delvira
Oleh Delvira - Reporter
Momen Kapolri hingga Jaksa Agung Berfoto Salam Komando di Harkopnas 2026
Kapolri hingga Jaksa Agung kompak berfoto bersama dalam acara puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) 2026. (Dok. Istimewa)

Pada acara puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) 2026 yang berlangsung di Jakarta pada Minggu, 12 Juli 2026, terlihat momen kebersamaan antara lima pemimpin penegak hukum dan lembaga negara.

Dalam sebuah foto yang beredar, tampak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal (Purn) Djamari Chaniago, serta Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letjen (Purn) Muhammad Herindra berpose bersama dengan salam komando, menyatukan tangan sebagai simbol persatuan.

Acara ini juga dihadiri oleh berbagai menteri kabinet dan melibatkan sekitar 20 ribu peserta yang antusias. Menurut Menteri Koperasi Ferry Juliantono, peringatan kali ini menandai dimulainya tahap operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya koperasi sebagai salah satu pilar perekonomian nasional. Ia menyatakan,

"Kalau kita memperkuat koperasi, bukan berarti kita akan memperlemah yang lain. No!" yang menunjukkan bahwa penguatan koperasi tidak akan mengurangi sektor lain.

Prabowo menjelaskan bahwa dengan memperkuat koperasi, ekonomi Indonesia dapat tumbuh dengan kuat di semua sektor, sehingga perekonomian akan semakin kokoh dan bangkit. Ia menegaskan,

"Kita perkuat, Indonesia kaya, Indonesia akan bangkit, dan Indonesia akan mampu memperkuat semua kekuatan di Republik Indonesia ini," menekankan harapannya untuk masa depan ekonomi bangsa.

Oleh karena itu, Prabowo mengajak semua pihak yang meragukan keberadaan koperasi merah putih untuk berpikir ulang dan lebih baik untuk tidak mengganggu.

"Yang ragu-ragu, duduk di rumah saja. Yang merasa Indonesia suram, silakan kalau mau cari negara lain, tidak ada yang melarang," tegasnya.

Rekomendasi