KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Terkait kasus Rizieq, Kapolda Metro siap penuhi panggilan Komisi III

Senin, 19 Juni 2017 16:30 Reporter : Ronald
Rizieq Shihab hadir di sidang Ahok. ©2017 Merdeka.com/pool

Merdeka.com - Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan tak takut hadapi laporan pihak Rizieq Syihab ke Komisi III. Karena mereka beralasan, apa yang dilakukan polri adalah kriminalisasi ulama.

"Kita siap (hadapi). Untuk apa sih kriminalisasi, nggak ada pentingnya," katanya usai menghadiri apel persiapan mudik lebaran di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Senin (19/6).

Menurutnya, apa yang dilakukan penyidik berdasarkan laporan dan juga bukti yang dikumpulkan.

"Kami berdasarkan bukti, keterangan saksi, ahli. Kan sudah disampaikan juga berapa kali. Berapa tokoh-tokoh menyampaikan tak ada kriminalisasi, fakta ada. Kriminalisasi di mana? Hampir 50 lebih saksi, 26 saksi ahli. Di mana kriminalisasinya?" tegasnya.

Sebelumnya, Komisi III DPR RI akan mempertanyakan sejumlah masalah terkait proses penegakan hukum kasus yang menjerat Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat rapat kerja pada Selasa (31/1) mendatang.

Langkah ini dilakukan untuk menindaklanjuti aduan Rizieq kepada Komisi III hari ini.

"Tanggal 31 akan ada rapat dengan kapolri. Nah masalah apa yang dibicarakan hari ini tentunya masing-masing fraksi akan mempertanyakan itu ke Polri," kata Wakil Ketua Komisi III, Desmond J Mahesa di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/1).

Desmond mengatakan pihaknya juga mengusulkan untuk menghadirkan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan dan Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan dalam rapat tersebut. Sebab, dalam aduan Rizieq terkait langkah represif Iriawan saat demonstrasi akbar 4 November lalu.

Sementara untuk Anton, Rizieq menduga Kapolda Jabar itu mengerahkan massa dari Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) untuk menyerang para ulama dan santri saat menghadiri pemeriksaannya pada 12 Januari 2017.

"Apapun, orang melapor ke komisi III kita terima. Tinggal apa yang dilaporkan FPI ini kita klarifikasi dengan apa yang terjadi dengan suasana sebenarnya. Maka usulan anggota tadi ingin menghadirkan Kapolda Metro dan Kapolda Jabar," tegasnya. [noe]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.