Terjangkit virus Jembrana, 10 ekor sapi di Musi Rawas mati mendadak

Sabtu, 10 Februari 2018 02:04 Reporter : Irwanto
Terjangkit virus Jembrana, 10 ekor sapi di Musi Rawas mati mendadak peternakan sapi. ©2015 merdeka.com/nurul tirsa sari

Merdeka.com - Terjangkit virus Jembrana, 10 ekor sapi di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, mati mendadak. Peternak diimbau tidak membeli sapi luar daerah dengan iming-iming harga murah.

Kabid Peternakan Dinas Pertanian dan Peternakan Musi Rawas, Muhammad Nasir mengungkapkan, matinya sapi tersebut terjadi sepanjang Januari 2018. Semuanya dinyatakan positif mengidap virus bakteri.

"Sepanjang bulan kemarin ada 10 ekor sapi mati mendadak karena Jembrana. Untuk yang sudah terjangkit belum tahu, tapi kalau sudah ada yang mati karena virus bisa menular," ungkap Nasir saat dihubungi merdeka.com, Jumat (9/2).

Nasir sekaligus mengklarifikasi kabar yang menyebut terdapat 200 ekor sapi di Musi Rawas mati karena virus Jembrana. Menurut dia, itu tidak benar karena berdampak keresahan peternak.

"Tidak benar itu. Mungkin 200 ekor yang mati itu karena sudah disembelih, wajar, bukan karena virus Jembrana, tolong diluruskan berita itu," ujarnya.

Untuk mengantisipasi sapi mati mendadak karena virus itu, Dinas Pertanian dan Peternakan setempat melakukan vaksinasi ke setiap peternakan. Hingga saat ini vaksinasi dilakukan terhadap 3.000 ekor sapi dari total 20.000 ekor sapi yang berada di kabupaten itu.

"Peternak juga diminta tidak membeli sapi dari daerah rawan Jembrana, seperti Bengkulu dan Lampung, apalagi harganya murah. Harga murah itu karena sudah terjangkit virus, baru dibeli sehari sudah mati," imbaunya.

Peternak juga harus mengerti dengan ciri-ciri sapi terjangkit virus Jembrana. Diantaranya mulut berbusa, mencret disertai keluar darah, bintik merah di kulit, tidak mau makan, dan pembengkakan kelenjar gandula.

"Kalau sudah seperti itu cepat hubungi petugas atau dokter hewan agar cepat ditangani," ucapnya. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini