Tempat ibadah di Bogor dijaga ketat usai insiden ledakan di Surabaya

Minggu, 13 Mei 2018 15:05 Reporter : Radeva Pragia Bempah.
Tempat ibadah di Bogor dijaga ketat usai insiden ledakan di Surabaya bom surabaya. ©2018 AFP PHOTO/JUNI KRISWANTO

Merdeka.com - Polres bogor melakukan penjagaan ketat di sejumlah tempat ibadah dan pusat keramaian pascaaksi serangan bom di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5).

Kepala Polres Bogor, Ajun Komisaris Besar AM Dicky mengatakan, untuk memperketat keamanan di wilayah hukum Polres Bogor, pihaknya telah mensiagakan 964 personel yang ditempatkan di sejumlah tempat ibadah dan pusat keramaian.

"Untuk objek vital, gereja, tempat ibadah lainnya dan tempat keramaian adalah prioritas pengamanan Polres bogor. Kami akan lakukan penebalan pengamanan dan patroli," ucap Dicky.

Dirinya menambahkan, usai insiden bom di Surabaya, Kapolda Jawa Barat memerintahkan Mapolres Bogor untuk melakukan Apel PLB (Panggilan Luar Biasa) yang diikuti 31 jajaran Polsek lainnya.

Ia pun berpesan kepada anggotanya agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat melaksanakan tugas serta jangan sampai lengah.

"Bahwa Teror adalah perbuatan yang dilarang oleh seluruh agama. Teror adalah musuh bersama, mari kita rapatkan barisan untuk melawan terorisme. Bila ada di sekitar kita ada orang-orang yang dicurigai, segera lapor ke kepolisian. Untuk pendatang wajib lapor 1x24 jam" tegas dia.

Teror bom di tiga gereja Surabaya mengakibatkan 11 orang tewas dan 41 orang luka-luka. [rzk]

Topik berita Terkait:
  1. Bom Surabaya
  2. Bogor
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini