Tega Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkan, Dewi Dituntut 8 Tahun Penjara

Senin, 7 Oktober 2019 18:38 Reporter : Yan Muhardiansyah
Tega Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkan, Dewi Dituntut 8 Tahun Penjara Terdakwa pembunuhan bayi di Medan. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang pembantu rumah tangga (PRT) Dewi Purnama Sari (28) dituntut hukuman 8 tahun penjara. Tuntutan itu disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Joice V Sinaga yang mendakwa perempuan itu telah membunuh bayi yang dilahirkannya.

Joice menyampaikan tuntutan di hadapan majelis hakim yang diketuai Richard Silalahi di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (7/10) sore. Dia menyatakan Dewi telah melakukan perbuatan yang diatur dan diancam dengan Pasal 342 KUHPidana, karena dia telah melakukan pembunuhan anak yang direncanakan, menghilangkan jiwa anaknya ketika dilahirkan atau tidak lama kemudian.

"Meminta kepada majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini supaya menghukum terdakwa Dewi Purnama Sari dengan pidana penjara selama 8 tahun dipotong masa tahanan," ucap JPU.

Sebelum menyampaikan tuntutannya, JPU memaparkan hal yang memberatkan, yakni terdakwa berbelit-belit memberikan keterangan sehingga mempersulit jalannya persidangan. "Sedangkan hal yang meringankan terdakwa belum pernah dihukum dan menyesali perbuatannya," sebutnya.

Seusai pembacaan tuntutan, majelis hakim menunda persidangan. Sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda pembelaan terdakwa.

Sesuai dakwaan, Dewi yang merupakan warga Tulung Mili Indah, Kotabumi, Lampung Utara, Provinsi Lampung, ditangkap Polsek Medan Baru karena tega membunuh bayi yang baru dilahirkannya dan membuangnya ke tong sampah.

Tindak pidana itu dilakukan di rumah majikannya di Perumahan Malibu Indah Raya Blok H Kel Suka Damai, Medan Polonia, pada Maret 2019. Dewi mengaku nekat membunuh bayinya karena takut ketahuan dan dipecat oleh majikannya. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. Pembunuhan
  2. Mayat Bayi
  3. Medan
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini