Kegiatan Pasar Murah (OPAD) di Kantor Kecamatan Cipayung, Depok ricuh. Ratusan warga yang sudah datang harus kecewa karena tidak kebagian kupon untuk belanja tebus murah.
Dalam kegiatan pasar murah itu, warga dapat belanja seharga Rp73 ribu dengan mendapat sembako berupa beras 5kg, minyak goreng 2 liter, gula pasir 1kg dan tepung terigu 1kg.
Warga dapat belanja tebus murah dengan syarat membawa foto kopi kartu tanda penduduk (KTP). Namun, ketika warga datang ke kecamatan mereka telah kehabisan kupon. Diduga terjadi miskomunikasi karena warga mendapat informasi bahwa untuk tebus murah hanya perlu membawa foto kopi KTP saja.
Indah salah satu warga mengaku kesal karena tidak dapat tebus murah. Padahal dia sudah membawa fotokopi KTP berwarna.
“Enggak ada kupon, padahal ibu-ibu udah pada ngante cuma enggak bisa beli karena enggak ada kupon. Infonya cuma bawa fotokopi KTP warna,” katanya, Selasa (3/6).
Advertisement
Dia menuturkan infonya ada 700 kupon yang disediakan. Namun saat warga datang kupon tersebut dinyatakan habis.
“Katanya ada kupon gratis 700, tapi katanya udah abis. Di sini suasananya ricuh banget,” ujarnya.
Dia mengaku heran dan bertanya apakah benar 700 kupon tersebut sudah habis karena saat warga datang tadi masih pagi.
"Enggak masuk akal banget, masih pagi udah habis. Masa 700 kupon sudah abis padahal masih pagi," pungkasnya