Tata cara dan niat salat Idul Fitri serta bacaannya lengkap sesuai sunnah

Kamis, 14 Juni 2018 12:36 Reporter : Yoga Tri Priyanto
Tata cara dan niat salat Idul Fitri serta bacaannya lengkap sesuai sunnah Selamat idul Fitri. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Saat berakhirnya bulan Ramadan, seluruh umat Islam akan bersuka cita karena akan tiba hari kemenangan, hari yang fitri, yakni Hari Raya idul fitri. Hari kemenangan ini bermakna bahwa umat islam telah berjuang selama satu bulan lamanya melawan dan menjaga hawa nafsu, untuk fokus pada amalan-amalan baik dan beribadah. Pelaksanaan idul fitri ini juga sebagai penanda bahwa berakhirnya untuk pelaksanaan zakat fitrah.

Pelaksanaan salat idul fitri adalah pada saat tanggal 1 Syawal, di pagi hari mulai puku; 06.30 saat matahari mulai terbit. Salat Idul Fitri tentu memiliki makna dan hikmah tersendiri jika dilaksanakan. Hal ini dikarenakan memang Hari Idul Fitri adalah hari kemenangan bagi umat muslim.

Salat Idul Fitri termasuk sunnah muakad, yang mana lebih baik dikerjakan secara berjamaah. Pelaksanaan salat hari raya idul fitri dilakukan sebelum khutbah. Untuk itu khutbah idul fitri juga hal yang cukup penting diikuti. Khutbah idul fitri bisa berisi semangat dan motivasi untuk umat islam menjaga persatuan, menambah ibadah dan amalan baik dilakukan setelah ramadan.

Anies Baswedan salat Idul Fitri 1438 H 2017 Merdeka.com

Sebelum kita membahas bagaimana tata cara salat Idul Fitri berserta bacaannya, mari kita terlebih dahulu menyimak hikmah apa saja yang kita dapat dari salat Idul Fitri.

Merasakan Persatuan Umat Islam


Dengan adanya shalat berjamaah idul fitri, maka hal ini akan menambah persatuan islam. Karena di dalam shalat berjamaah idul fitri, seluruh umat islam berkumpul bersama, menjadi satu. Dalam jamaah yang sama tidak melihat adanya perbedaan latar belakang apapun. Bahkan segala macam pangkat dan jabatan atau segala macam jenis pekerjaan tidak terlihat dalam hal ini. Maka itu terasa sekali persatuan islam menjadi kesatuan yang utuh.

Menambah Ukhuwah Islamiyah


Ukhuwan islamiyah pun akan tercipta dari shalat jamaah idul fitri. Seluruh umat islam akan bertemu, tentu yang satu wilayah, dan yang jarang bertemu akan saling dipertemukan. Apalagi terdapat sunnah untuk mengambil jalan yang berbeda dari pergi dan pulang.

Di hari-hari biasanya mungkin akan sangat jarang umat islam bertemu dan bercengkrama, sedangkan saat idul fitri inilah kesempatan besar untuk dapat bertemu dan bersilahturahmi.

Mensucikan Diri dan Saling Memaafkan


Dengan dipertemukannya masing-masing dari umat islam, maka saling memaafkan dan menyapa pun akan terjadi. Untuk itu akan menambah kesucian diri dan saling memberikan kedamaian di dalam masing-masing hati umat islam.

Nah, untuk mengetahui tata cara salat Idul Fitri, berikut ini kami akan membahasnya secara detail.

Tata cara salat Idul Fitri dan bacaannya


Tata cara salat Idul Fitri sangat mudah, sama seperti salat pada umumnya. Hanya dilakukan sebanyak dua rakaat. Berikut adalah tata cara dan niat salat Idul Fitri lengkap dengan bacaannya.

  • Niat salat Idul Fitri: "Usholli sunnata 'iidil fithri rok'ataini mustaqbilal qiblati ma'muuman lillahi ta'aala";
  • Takbir, "Allahu Akbar" sambil mengangkat kedua tangan seperti shalat fardhu;
  • Tangan bersendekap dan membaca doa iftitah;
  • Membaca tasbih:
  • "Subhanallahi wal khamdulillahi walaa illaha illalahu allahu akbar";
  • Setelah membaca tasbih, tangan kembali diangkat setinggi bahu sambil membaca kalimat takbir;
  • Setelah itu kembali sendekap dan membaca tasbih, selanjutnya seperti itu hingga tujuh kali;
  • Setelah takbir 7 kali, membaca surat Al-Fatihah, dan surat pendek;
  • Kemudian ruku', I'tidal, sujud, duduk diantara dua sujud, an sujud yang kedua;
  • Setelah sujud yang kedua, langsung berdiri sambil membaca takbir tanpa mengangkat kedua tangan;
  • Lalu bersendekap membaca tasbih seperti rakaat pertama namun pada rakaat kedua hanya 5 kali;
  • Dilanjutkan membaca surat Al-fatihah, surat pendek, ruku', I'tidal, sujud, duduk diantara dua sujud, sujud kedua, dan tasyahud akhir;
  • Salam.

Tata cara salat Idul Fitri menurut Muhammadiyah dan NU


Ada sedikit perbedaan antara tata cara salat Idul Fitri menurut Muhammadiyah dan NU. Tentu saja bukan berbeda dari cara salat, melainkan perbedaanya terletak pada di mana melaksanakan salat Idul Fitri.

Muhammadiyah cenderung melaksanakan salat Idul Fitri di lapangan ketimbang di masjid. Hal ini bukan tanpa alasan. Muhammadiyah berpegang teguh pada ajaran Rasulullah SAW. Yang mana dalam hal ini Rasulullah melaksanakan shalat Id di tanah lapang yang dalam hadis (riwayat Bukhari dan Muslim) disebutkan mushala (tempat shalat).

Salat Idul Fitri 2017 REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa

Hal tersebut didukung oleh sebuah hadist riwayat Abu Dawud dan Ibnu Majah disebutkan, suatu kali saat hari raya, datanglah hujan, maka para sahabat beserta Nabi shalat Id di masjid. Dari Abu Hurairah RA, ia berkata: "Sesungguhnya mereka (para sahabat) pada suatu hari raya diguyur hujan, maka Nabi shalat bersama mereka di dalam masjid.'' (HR Abu Dawud dan Ibnu Majah).

Muhammadiyah pun, seperti termaktub dalam buku kumpulan fatwa tarjih Muhammadiyah, mengamalkan yang demikian. Artinya, jika tidak dalam keadaan hujan, shalat Id dilaksanakan di lapangan. Sementara jika hujan, dilakukan di masjid.

Lantas bagaimana dengan NU alias Nahdlatul Ulama? Shalat hari raya di lapangan hukumnya sunah apabila masjid tidak mencukupi. Sunah pula melaksanakan shalat hari raya di masjid untuk orang-orang yang tidak mampu datang ke lapangan.

Dalam kitab Minhajul Qawim disebutkan, "Disunahkan melaksanakan shalat hari raya di masjid demi kemuliaan masjid. Jika shalat di lapangan, hukumnya makruh wanita haid berdiri di pintu masjid. Kecuali jika masjid sudah tidak muat lagi, disunahkan melaksanakannya di lapangan sesuai dengan tuntunan Rasulullah. Dalam keadaan masjid tidak muat, makruh melaksanakannya di masjid.

Tata cara salat Idul Fitri dan sunnah


Setelah mengetahui tata cara salat IDul Fitri yang jelas dan lengkap. Kini saatnya kita mengetahui sunnah apa saja yang dapat dikerjakan saat Hari Raya Idul Fitri?

Nah, berikut ini adalah hal yang di sunnahkan sebelum berangkat idul fitri:

  • Melaksanakan mandi sebelum berangkat ke tempat shalat idul fitri;
  • Melaksanakan makan dan minum sebelum berangkat;
  • Mengguunakan pakaian yang terbaik yang dimiliki, tentu tidak perlu baru ataupun mahal;
  • Memakai wangi-wangian yang ada;
  • Menempuh jarak yang berbeda pada saat berangkat dan pulang setelah shalat hari raya.
  • < [ega]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini