Target Juara Umum! E-Sport Indonesia Siap Ukir Sejarah di SEA Games 2025 Thailand

PB ESI optimis E-Sport Indonesia akan menjadi juara umum di SEA Games 2025 Thailand, melanjutkan dominasi setelah sukses di Kamboja dan memicu rasa penasaran atas strategi mereka.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Target Juara Umum! E-Sport Indonesia Siap Ukir Sejarah di SEA Games 2025 Thailand
PB ESI optimis E-Sport Indonesia akan menjadi juara umum di SEA Games 2025 Thailand, melanjutkan dominasi setelah sukses di Kamboja dan memicu rasa penasaran atas strategi mereka. (Merdeka.com)

Pengurus Besar Esport Indonesia (PB ESI) menorehkan target ambisius untuk kontingen E-Sport Indonesia dalam ajang SEA Games 2025. Ketua Harian PB ESI, Bambang Sunarwibowo, secara tegas menyatakan bahwa E-Sport Indonesia diharapkan meraih gelar juara umum di gelaran yang akan berlangsung di Thailand pada Desember mendatang.

Pernyataan tersebut disampaikan Bambang setelah menghadiri acara penyerahan apresiasi kepada tim nasional E-Sport Indonesia. Acara ini diselenggarakan di Kantor PB ESI, Jakarta Selatan, sebagai bentuk pengakuan atas prestasi gemilang yang telah diraih para atlet di kancah internasional sebelumnya.

Target tinggi ini bukan tanpa dasar, melainkan berkaca pada pencapaian luar biasa di SEA Games 2023 Kamboja. Kala itu, Indonesia berhasil menjadi juara umum E-Sport dengan perolehan tiga medali emas dan dua perak, menunjukkan potensi besar yang dimiliki para atlet.

Bambang Sunarwibowo mengungkapkan optimisme besar PB ESI untuk SEA Games 2025. "Kita harapkan di SEA Games nanti di Thailand di akhir tahun ini kita harapkan, kita sudah menyiapkan visi semua nomor-nomor pertandingan," ujar Bambang.

Ia menambahkan bahwa dukungan penuh dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta mitra-mitra PB ESI menjadi pendorong utama. "Dukungan dari Kemenpora itu sangat luar biasa kepada kami begitu juga dari mitra-mitra kita. Ini sangat mendukung kita harapkan prestasinya akan bisa tercapai sebagaimana yang kita harapkan," jelasnya.

Visi untuk menjadi juara umum telah disiapkan secara matang, mencakup strategi dan persiapan untuk setiap nomor pertandingan. PB ESI bertekad untuk tidak hanya berpartisipasi, tetapi juga mendominasi panggung E-Sport regional.

Kesiapan E-Sport Indonesia menghadapi SEA Games 2025 tidak main-main. Bambang Sunarwibowo menjelaskan bahwa pemusatan latihan (pelatnas) telah dimulai sejak lima bulan lalu. "Untuk pelatihan atau pemusatan latihan sudah kita lakukan sejak kira-kira 5 bulan yang lalu," kata Bambang.

Pelatnas ini direncanakan berlangsung selama tujuh bulan, memastikan para atlet memiliki waktu yang cukup untuk mengasah kemampuan dan strategi. Nama-nama atlet yang akan memperkuat tim nasional juga sudah diidentifikasi, menunjukkan keseriusan dalam pemilihan talenta terbaik.

Salah satu atlet kebanggaan Indonesia, Cindy Laurent Siswanto, atau akrab disapa Cinny, memiliki ambisi besar. Atlet MLBB Women ini bertekad untuk meraih medali emas "back-to-back" di SEA Games 2025. "Target kita di SEA Games nanti ya back-to-back medali emas. Jadi semoga kita bisa mencapai itu dan kita pasti bakal latihan semaksimal mungkin untuk mencapai target itu," tegas Cinny.

Cinny juga menyadari persaingan yang semakin ketat di kawasan Asia Tenggara. "Bagiku di Asia Tenggara sekarang banyak tim di negara-negara lain yang mulai berkembang. Yang pasti kita memperhatikan mereka juga," tambahnya, menunjukkan kewaspadaan terhadap lawan.

Target juara umum PB ESI didasari oleh rekam jejak impresif di SEA Games 2023 Kamboja. Saat itu, kontingen E-Sport Indonesia berhasil meraih tiga medali emas dan dua perak, menempatkan mereka sebagai juara umum.

Medali emas diperoleh dari nomor MLBB Women, Valorant kategori tim, dan PUBG Mobile kategori tim. Sementara itu, dua medali perak diraih dari timnas Crossfire dan PUBG Mobile solo, melengkapi dominasi Indonesia di ajang tersebut.

Tim MLBB Women yang meraih emas di Kamboja diperkuat oleh Cindy Laurent Siswanto, Michelle Denise Siswanto, Vivi Indrawaty, Viorella Valencia Chen, Venny Lim, Isnaini Nurfajri Machdita, dan Violetta Aurelia. Keberhasilan ini menjadi motivasi kuat untuk mengulang dan bahkan meningkatkan prestasi di Thailand.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi