Tangani Corona dengan 'Silent', Jokowi Tak Ingin Rakyat Panik dan Resah

Jumat, 13 Maret 2020 14:45 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Tangani Corona dengan 'Silent', Jokowi Tak Ingin Rakyat Panik dan Resah Presiden Jokowi Buka The 2nd Asian Agriculture and Food Forum. ©2020 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan pemerintah RI telah bekerja keras melakukan penangan terhadap virus corona COVID-19. Bahkan pemerintah juga melibatkan BIN, Polri untuk melacak penyebaran virus corona di Tanah Air.

Jokowi menjelaskan, sudah 117 negara terkonfirmasi warganya terkena corona. Langkah serius telah diambil dan diantisipasi oleh pemerintah.

"Langkah-langkah serius telah kita ambil, tapi di saat bersamaan kita tidak ingin menciptakan rasa panik, tidak ingin menciptakan keresahan di tengah masyarakat. Oleh sebab itu dalam penanganan kita tidak bersuara," jelas Jokowi di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Jumat (13/3).

1 dari 2 halaman

Jokowi mencontohkan langkah cepat pemerintah dalam melacak penyebaran virus corona dalam kasus-1 dan kasus-2. Dari sini, sudah ada 80 orang dilacak oleh Kemenkes dan para tim reaksi cepat.

"Contoh kasus pasien 01 dan 02, setelah kita ketahui yang bersangkutan dalam dua hari sudah dapatkan 80 nama, yang berada di klaster ini. Dalam dua hari dari tim reaksi cepat yang kita miliki Kemenkes dibantu intelijen BIN oleh intelijen Polri," jelas Jokowi.

Jokowi menambahkan, tim reaksi cepat telah bereaksi cepat untuk mengantisipasi. Meskipun dia mengakui, penyebaran virus ini juga sangat cepat. Pemerintah akan terus melakukan tracing kepada aktivitas pasien positif corona. Namun, dia menambahkan, tidak bisa disampaikan identitas pasien.

2 dari 2 halaman

Jokowi menjelaskan, sesungguhnya pemerintah ingin mengungkap aktivitas dan siapa saja yang terkena virus corona. Tapi dia tak bisa melakukan itu karena sejumlah pertimbangan.

"Kita berhitung efek terhadap pasien apabila sembuh. Jadi setiap negara punya policy berbeda. Tapi setiap ada klaster baru tim reaksi cepat kita memagari," tegas Jokowi. [rnd]

Baca juga:
Presiden Jokowi Sebut 5 WNI Sudah Sembuh dari Virus Corona
Jokowi Cek Bandara Soetta, Pastikan Ruang Publik Dijaga Ketat Tangkal Covid-19
Polisi Tunggu Laporan Pemprov DKI Soal Situs Pemantauan Virus Corona Diretas
Hanya Pasien 37 Tahun Meninggal di RSPI Sulianti Saroso, Hasil Lab Belum Keluar
Para Pedagang Keluhkan Sepinya Turis di Kuta Bali
Kapal Pesiar Colombus Akhirnya Diizinkan Bersandar di Semarang

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini