Tangan Berlumuran Darah, Pria di OKU Timur 'Mematung' Usai Bunuh Ibu Kandung

Peristiwa itu terjadi di Kecamatan Buay Pemuka Peliung, Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, Rabu (10/9).

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
Tangan Berlumuran Darah, Pria di OKU Timur 'Mematung' Usai Bunuh Ibu Kandung
Tangan Berlumuran Darah, Pria di OKU Timur 'Mematung' Usai Bunuh Ibu Kandung (Merdeka.com)

Seorang pria, JH (37), diamankan polisi karena membunuh ibu kandungnya sendiri, SZ (66), hingga tewas. Pelaku tengah menjalani tes psikologis di rumah sakit untuk mengetahui kejiwaannya.

Peristiwa itu terjadi di Kecamatan Buay Pemuka Peliung, Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, Rabu (10/9). Pelaku dan korban tinggal berdua di sebuah rumah.

Kejadian itu terungkap saat tetangga mendengar teriakan korban dari dalam rumah. Warga lantas masuk dan menemukan korban tergeletak dengan luka parah di leher. Di sampingnya masih berdiri pelaku sambil memegang sebilah golok. Tangan dan tubuhnya dipenuhi darah ibunya.

Tak lama polisi datang untuk mengevakuasi korban yang sudah tewas dan mengamankan pelaku. Olah TKP juga langsung dilakukan penyidik.

"Pelaku membunuh ibu kandungnya sendiri dengan cara melukai bagian leher," ungkap Kapolsek Buay Pemuka Peliung Iptu Jendri Simanjuntak, Kamis (11/9).

Polisi masih melakukan pemeriksaan untuk mengungkap motif pembunuhan. Teranyar penyidik mendapat informasi bahwa pelaku mengidap gangguan kejiwaan dan masih dalam proses pengobatan.

Namun untuk memastikan status pelaku, polisi memandang perlu dilakukan pemeriksaan kejiwaan terhadapnya. Jika hasilnya positif, pelaku tak dapat dijerat hukum.

"Untuk sementara kita tahan dulu seraya menunggu hasil tes kejiwaan," kata Jendri.

Rekomendasi