Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak terima dituduh selingkuh, alasan suami bunuh istri di Bekasi

Tak terima dituduh selingkuh, alasan suami bunuh istri di Bekasi Ilustrasi Pembunuhan. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Najah (40), ibu rumah tangga, ditemukan tewas terkubur di pekarangan rumahnya Perum Trias RT 01 RW 08 Blok A2 No 11 Desa Tridayasakti, Kecamatan Tambun Selatan, Bekasi. Ternyata, korban dihabisi suaminya sendiri, Ferhat Ari Wibowo (39) menggunakan martil.

Kapolsek Tambun, AKP Bobby Kusumawardhana mengatakan, Najah dihabisi setelah terlibat cek-cok mulut dengan suaminya pada Minggu (30/10). Pelaku kesal karena dituduh selingkuh oleh korban.

"Korban cemburu, karena suaminya pernah ketahuan selingkuh," kata Bobby, Selasa (1/11) malam.

Kecemburuan itu dikaitkan dengan penghasilan pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai driver ojek online, terus menurun. Korban curiga penghasilan suaminya selama ini dipakai untuk selingkuh. "Motif karena ekonomi juga," kata Bobby.

Tak terima dituduh selingkuh, pelaku emosi. Ferhat lalu mengambil sebuah martil dan dipukulkan ke korban berkali-kali hingga tewas. Panik melihat istrinya tak bernyawa, pelaku mengubur korban di pekarangan rumah, dekat kandang ayam.

"Anaknya sempat mencari tahu, tapi ayahnya bilang kalau ibunya sedang pulang kampung ke Garut," kata dia.

Kasus ini terungkap setelah anak korban, Dafa (16) curiga dengan gundukan tanah di pekarangan rumah. Dafa pun menggali gundukan itu menggunakan cangkul. Pelajar kelas 1 SMA itu terkejut melihat mayat yang tak lain ibunya sendiri.

"Tersangka sudah ditahan, dan kini masih menjalani pemeriksaan intensif penyidik," kata Bobby. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP